Connect With Us

Ini Wabah Penyakit Baru yang Mengancam Indonesia

FER | Jumat, 22 April 2016 | 15:00

Ilustrasi Bakteri (blogspot/google / TangerangNews)

TANGERANG-Beberapa daerah di Indonesia terancam wabah difteri. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri yang menyerang hidung, tenggorokan dan terkadang juga kulit Anda. Difteri merupakan penyakit yang sangat menular karena disebarkan lewat batuk dan bersin, atau akibat kontak dengan seseorang yang membawa bakteri difteri atau lewat sentuhan dengan barang-barang mereka seperti sprai dan pakaian. Semakin lama kontak terjadi, semakin tinggi kemungkinan Anda untuk tertular. 


Vaksin difteri sebenarnya sudah tersedia secara luas dan bahkan mungkin sudah diberikan sejak Anda masih berusia sangat muda. Namun, Anda tetap bisa bertemu dengan seseorang yang mengalami difteri dan tidak menutup kemungkinan tertular. Gejala-gejala dari penyakit ini meliputi:

 - Adanya bercak putih keabuan di bagian belakang tenggorokan
 -. Suhu tubuh yang tinggi, yang mencapai hingga 38C (100.4F), bahkan lebih

 -. Sakit tenggorokan

 -. Sesak dan sulit bernapas

Orang yang sudah berusia lanjut dan orang-orang dengan sistem imun tubuh yang sedang melemah memiliki risiko tertular lebih tinggi. Jika dibiarkan, difteri dapat menjadi fatal dan dapat menyebabkan komplikasi yang berpotensi kematian karena adanya radang jantung atau myocarditis, sesak napas dan masalah pada sistem saraf.

 

Difteri sendiri dapat diperiksa dengan memberikan sampel sel dari tenggorokan, hidung serta luka yang muncul pada kulit. Sampel ini dibutuhkan untuk memeriksa apakah benar bakteri penyebab difteri ada di dalam tubuh pasien.

Penanganan kondisi difteri harus dilakukan sesegera mungkin untuk menghindari terjadinya komplikasi serius. Jika dicurigai adanya keberadaan difteri, perawatan sebaiknya dimulai sebelum hasil tes keluar. Pasien harus segera mengonsumsi antibiotik dan obat antitoxin. Isolasi harus dilakukan di rumah sakit. Kemungkinan terjadinya komplikasi jantung dan saraf harus terus dimonitor, dan segera ditangani oleh spesialis. 

Untuk mencegah penularan difteri, vaksinasi harus diberikan kepada anak-anak. Orang dewasa sebaiknya juga memperbaharui vaksin, terutama jika memiliki rencana berkunjung ke bagian dunia yang rentan mengalami wabah difteri. Vaksin difteri bagi anak-anak ini perlu diberikan di usia dua bulan sebagai bagian dari pemberian vaksin wajib dan rutin

Difteri sendiri merupakan penyakit yang tidak sering terjadi, namun tetap berisiko jika terdapat setidaknya satu orang saja yang tertular. 

TEKNO
OPPO A6t Series Diluncurkan, Andalkan Baterai 7000mAh Awet Dipakai Seharian

OPPO A6t Series Diluncurkan, Andalkan Baterai 7000mAh Awet Dipakai Seharian

Jumat, 30 Januari 2026 | 14:37

OPPO resmi meluncurkan OPPO A6t dan OPPO A6t Pro di Indonesia sebagai seri khusus pasar e-commerce. Kedua ponsel dari lini OPPO A Series ini menawarkan daya tahan baterai

TANGSEL
Polda Metro Jaya Sita 5,3 Kg Sabu dari 2 Pengedar di Tangsel

Polda Metro Jaya Sita 5,3 Kg Sabu dari 2 Pengedar di Tangsel

Jumat, 30 Januari 2026 | 18:44

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 5,3 kilogram (bruto) di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.

BANTEN
Atasi Sampah Tangsel, Pemprov Banten Sebar Toren POC ke TPS3R

Atasi Sampah Tangsel, Pemprov Banten Sebar Toren POC ke TPS3R

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:11

Pemerintah Provinsi Banten turut membantu mengatasi sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dengan mulai mendistribusikan fasilitas Toren Pupuk Organik Cair (POC) dan sistem Biogas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill