Connect With Us

Bebas, Antasari Azhar Tetap Akui Dirinya Dizalimi

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 10 November 2016 | 11:00

Antasari Azhar saat bebas langsung disambut keluarga dan para sahabat. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)


TANGERANGNews.com
-Mantan Ketua KPK Antasari Azhar akhirnya bebas dari masa tahanan di Lapas Kelas I Dewasa Tangerang, Jalan Veteran, Kota Tangerang, pada Kamis (10/10/2016), yang ber tepatan dengan Hari Pahlawan Nasional.

Saat keluar sekitar pukul 10.00 WIB, Antasari sudah disambut puluhan orang, yakni keluarga, pengacara serta mahasiswa.

Antasari yang mengenakan kemeja hitam yang dibalut jas hitam dan kopiah ini langsung mendekati keluarganya. Dia memeluk istri, anak dan cucunya yang sudah sabar menunggu kebebasannya selama 7,5 tahun.

Kerabat dan pendukungnya yang sejak tadi pagi menunggu nya tak henti-hentinya meneriakan takbir dan merdeka.

"Saya masuk penjara karena ada putusan pengadilan yang memerintahkan saya harus menjalani hukuman. Tapi bukan karena perbuatan yang didakwakan," tukasnya, Kamis (10/11/2016).

Menurut Antasari, sebagai mantan penegak hukum, dirinya harus mengikuti aturan hukum, walaupun putusan hakim dinilai salah. "Saya ikuti karena saya penegak hukum. Saya tidak ingin ada kegaduhan," ujarnya.

Ditanya apa akan membongkar kasus yang menyeretnya ke penjara, Antasari mengaku tidak akan melanjutkannya. Semua rasa dendam dendam, benci dan kecewa yang dirasakannya sudah dia tinggalkan setelah keluar melewati pintu Lapas.

"Setelah saya merenung di dalam (penjara), saya sudah ikhlaskan lahir batin. Tidak ada ingin saya membongkar kasus itu. Saya juga tidak ingin menyusahkan keluarga. Semua saya serahkan ke Allah," katanya.

Sementara, istri Antasari Ida Laksmiwati mengatakan, keluarganya sudah memasang tenda di rumahnya.

"Ya biar biar enggak kepanasan atau kehujanan. Kan banyak tamu yang datang," ujar isteri Antasari Azhar, Ida Laksmiwati.

Ida mengungkapkan para tamu yang hadir di antaranya para saudara, kerabat, tetangga, juga awak media. Nantinya mereka pun bisa duduk - duduk santai di kursi yang sudah disediakan.

"Kami menyediakan 100 kursi untuk para tamu," ucapnya.

Setelah tenda dipasang, pihak keluarga menyediakansatu unit mini bus. Bus tersebut digunakan untuk menjemput Antasari.

 

 

 

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BISNIS
Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Senin, 2 Februari 2026 | 23:00

Kota Tangerang baru saja kedatangan primadona baru di dunia kuliner dan buah tangan. Kopi Tangerang Cap Jembatan Berendeng (CJB) hadir sebagai ikon oleh-oleh yang lahir dari semangat edukasi dan kewirausahaan anak muda.

KOTA TANGERANG
Warga Keroncong Tangerang Ditangkap Jual Puluhan Botol Ciu, Terancam 1 Tahun Penjara

Warga Keroncong Tangerang Ditangkap Jual Puluhan Botol Ciu, Terancam 1 Tahun Penjara

Selasa, 3 Februari 2026 | 22:23

Warga Kelurahan Keroncong, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang berinisial EP, 26, ditangkap polisi karena menjual minuman keras (miras) oplosan jenis ciu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill