Connect With Us

Ojol di Tangerang Siap ke Istana Tolak Aturan Larang Angkut Penumpang

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 31 Mei 2020 | 17:44

Ilustrasi Ojek Online Angkut Penumpang. (@TangerangNews2020 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Terkait rencana para driver ojek online (Ojol) di Jabodetabek mendemo Istana Negara menolak aturan larangan bawa penumpang saat new normal, Komunitas ojol di Kota Tangerang juga akan bergerak.

“Kalau demo dari pusat itu satu komando. Apalagi kalau di Jabodetabek bergerak, kami di Tangerang ikut bergerak,” kata M Yusuf, koordinator komunitas ojol Susah Senang Harus Gerak (SSHG) Tangerang, Minggu (31/5/2020).

Namun, Yusuf mengaku belum mendapat undangan perihal rencana demo yang diinisiasi komunitas Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) Indonesia tersebut.

Adapun demo dilakukan karena ojol keberatan dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) No 440-830 Tahun 2020 yang tetap melarang mereka mengangkut penumpang saat new normal.

“Ojol di Tangerang belum dapat informasi ikut atau tidaknya,” ujar Yusuf.

Dia menyebut penghasilan para driver ojol temasuk dirinya menurun drastis setelah pelayanan angkut penumpang ditiadakan demi menekan laju penyebaran COVID-19.

“Bahkan berminggu-minggu enggak dapat orderan,” ucap Yusuf.

Seperti diketahui, Ketua Presidium Nasional GARDA Indonesia Igun Wicaksono mengatakan aksi demo di depan Istana Presiden bertujuan agar aspirasi seluruh driver didengar langsung oleh Presiden Joko Widodo.

“Semua anggota Garda dan ojol seluruh Indonesia tidak terima jika ojol terus dilarang membawa penumpang," kata Igun dalam pernyataan resminya.

Sementara itu, setelah menuai kritik, Kemendagri membantah bakal melarang ojek mengangkut penumpang ketika new normal diterapkan di masa pandemic.

Kemendagri mengaku hanya sebatas mengimbau masyarakat agar hati-hati terpapar COVID-19 saat menggunakan jasa ojol mau pun ojek pangkalan.

Demi menghindari kesalahpahaman, Kemendagri akan merevisi Kepmendagri Nomor 440 - 830 Tahun 2020 tentang penggunaan jasa ojek saat new normal. 

"Dalam Kepmen ini tidak ada ketentuan untuk melarang operasional ojol dan konvensional," kata Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar melalui keterangan tertulis. (RAZ/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:34

Cita rasa yang familiar dari makanan lokal kembali diolah dalam bentuk berbeda melalui kolaborasi VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bersama Chef Agnesia Cahaya, MasterChef Indonesia Season 10.

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill