Connect With Us

Ganjil Genap di Empat Jalan Tol Dibatalkan, Menunggu Keputusan Pemerintah

Tim TangerangNews.com | Selasa, 21 Desember 2021 | 10:05

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com - Rencana pemberlakuan sistem ganjil genap di empat ruas jalan tol menjelang musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, batal diberlakukan. 

Rencananya, pemberlakukan ganjil genap bakal diterapkan di ruas tol Tangerang-Merak, ruas tol Bogor-Ciawi-Cigombong, ruas tol Cikampek-Palimanan-Kranci, dan ruas tol Cikampek-Padalarang-Cileunyi. 

"Kebijakan tersebut tidak jadi atau setidaknya ditunda," ujar Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan, Senin 20 Desember 2021. 

Sambodo tidak merinci lebih detail mengenai alasan pemerintah membatalkan rencana aturan ganjil genap di empat ruas jalan tol itu. Ia menyebut, pembatalan kebijakan dikaji oleh pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub). "Tanya ke Kemenhub, domainnya di sana," ujarnya.

Sambodo pun belum dapat menerangkan soal kebijakan apa yang nantinya akan diterapkan di ruas jalan tol selama libur Nataru. "Masih menunggu keputusan pemerintah," tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan pemerintah akan menerapkan ganjil genap di jalan tol untuk menekan tingkat mobilitas masyarakat selama Nataru.

Rencananya kebijakan tersebut diterapkan di Tol Tangerang-Merak, Tol Bogor-Ciawi-Cigombong, Tol Cikampek-Palimanan-Kranci, dan Tol Cikampek-Padalarang-Cileunyi.

Selain itu, pemerintah juga akan melakukan buka tutup rest area, jalan satu arah jika terjadi contra flow, melaksanakan random sampling di rest area atau tempat-tempat yang ditetapkan, serta akan menerapkan checkpoint di jalan tol.

TANGSEL
Ramai Soal Jabatan Sekda Tangsel, Kadiskominfo Pastikan Sesuai Aturan

Ramai Soal Jabatan Sekda Tangsel, Kadiskominfo Pastikan Sesuai Aturan

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:23

Pemerintah Kota Tangerang Selatan angkat bicara soal simpang siur informasi terkait status masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) hingga ramai di tengah masyarakat

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill