Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-Curah hujan di Tangerang kembali tinggi selama beberapa hari hingga menyebabkan sejumlah titik terendam banjir.
Tangerang merupakan salah satu wilayah langganan banjir. Hujan sedikit saja maka air akan naik ke jalanan. Banjir tersebut akhirnya menganggu aktivitas, lantaran menyulitkan kendaraan yang melintas, terutama sepeda motor.
Tak jarang ketika banjir tiba, banyak pengendara sepeda motor yang memaksakan untuk melintas. Sebab, tidak banyak pilihan alternatif jalan lain. Hasilnya, sepeda motor yang dikendarai pun mogok.
Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM) Endro Sutarno mengatakan, penyebab utama mesin tidak bisa berkerja alias mogok ialah karena busi terendam air.
"Jika busi kemasukan air, maka tidak ada api di ruang bakar. Sementara bila dipaksa, ada kemungkinan air naik dan masuk ke ruang mesin," kata Endro seperti yang dikutip dari Kompas.com, Rabu, 5 Oktober 2022.
Saat keadaan seperti itu, pemilik kendaraan harus bersikap bijak. Kemudian ada kemungkinan juga sistem kelistrikan sepeda motor yang terendam banjir mengalami kerusakan apabila sepeda motor dipaksa untuk dihidupkan.
Potensi kerusakan dari air banjir juga dapat disebabkan karena masuknya air yang bercampur dengan oli mesin. Tentunya hal ini akan berdampak pada sirkulasi pelumasan pada mesin sepeda motor.
Ketika motor mogok akibat terendam air banjir, segeralah untuk melakukan pengecekan sepeda motor mulai dari bagian kelistrikan, saringan udara, busi, knalpot, baterai, hingga karburator jika sepeda motor belum injeksi.
Carilah tempat yang kering untuk sekedar membiarkan air yang membasahi bagian-bagian motor keluar dengan sendirinya. Lalu, bersihkan pula busi menggunakan kain kering dan bersih.
Apabila memungkinkan, disarankan untuk segera membawa motor tersebut ke bengkel resmi terdekat untuk mendapatkan penanganan yang lebih aman sehingga kondisi motor tetap baik.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Januari 2026.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews