Connect With Us

Khusus UMKM, Subsidi Sepeda Motor Listrik Mulai Berlaku 20 Maret

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 7 Maret 2023 | 09:55

Ilustrasi ojol menggunakan sepeda motor listrik. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah resmi memberikan bantuan subsidi kepada sepeda motor listrik untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Terdapat tiga merek sepeda motor listrik yang akan mendapat subsidi sebesar Rp7 juta, yakni Gesits, Volta dan Selis.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mengatakan, produsen sepeda motor listrik penerima subsidi diwajibkan memenuhi kriteria dengan produk berbasis baterai dengan nilai Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) minimal 40 persen.

Lalu, produsen yang telah memenuhi kriteria akan diminta untuk mendaftarkan produknya guna mendapat subsidi seperti dilansir dari cnnindonesia.com, Selasa 7 Maret 2023.

"Jadi nanti produsen akan mendaftarkan jenis kendaraan yang telah memenuhi TKDN tadi," kata Agus di Jakarta.

Lanjutnya, tim verifikasi akan mengecek produk tersebut untuk nantinya diputuskan layak atau tidak menerima bantuan subsidi.

"Kemudian (tim verifikasi) melakukan pendataan ke dealership, berkoordinasi dengan Himbara (Himpunan Bank Negara) mengenai proses verifikasi dan kemudian pembayaran penggantiannya (Rp7 juta) ke produsen," ujarnya.

Program bantuan ini ditargetkan kepada UMKM, terutama para penerima kredit usaha rakyat (KUR), penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM), dan bisa pelanggan 450-900 VA. 

Untuk cara pembeliannya, kata Agus, calon pembeli cukup mendatangi dealer motor listrik, nantinya pihak dealer akan meminta data berupa NIK KTP untuk memastikan kelayakan penerima bantuan subsidi.

"Nanti dilihat apakah calon pembeli ini atau masyarakat berhak mendapatkan bantuan. Apabila setelah dicek dalam sistem mereka memang berhak mendapatkan bantuan maka pembeli akan langsung mendapatkan potongan harga," katanya.

Setelah itu, produsen akan mengklaim subsidi kepada pemerintah. Jika sudah dipastikan tepat, Himbara akan memberikan insentif pembayaran kepada produsen.

Subsidi sepeda motor listrikini dijadwalkan mulai diberikan pada 20 Maret hingga Desember 2023 dan akan menjaring 200 ribu sepeda motor listrik baru dan 50 ribu konversi motor listrik.

Adapun bantuan subsidi Rp7 juta tersebut bakal langsung diserahkan kepada produsen guna mencegah adanya penyelewengan dana yang tidak digunakan sebagaimana mestinya.

"Subsidinya diberikan ke produsen motor. Jadi kami mengontrolnya gampang kalau ke produsen," tukas Agus.

BANDARA
Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:06

Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill