Connect With Us

Dapat Subsidi, Ini Daftar Motor Listrik Lengkap dengan Harganya

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 8 Maret 2023 | 18:32

Ilustrasi motor listrik merek Volta (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah resmi memberikan bantuan subsidi sebesar Rp7 juta untuk motor listrik yang mulai berlaku pada 20 Maret 2023.

Namun, subsidi tersebut tidak diperuntukkan bagi seluruh motor listrik, hanya terdapat tiga merek yang tercatat mendapat bantuan ini, yakni Gesits, Volta, dan Selis. 

Hal tersebut berdasarkan syarat yang ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Perindustrian dengan ketentuan motor listrik produksi dalam negeri yang memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) minimal 40%

Berikut adalah daftar motor listrik yang mendapat subsidi lengkap dengan harganya sebelum dan setelah menerima bantuan seperti dikutip dari detik.com, Rabu 8 Maret 2023. 

Gesits

Gesits Raya: Rp27,99 juta setelah disubsidi menjadi Rp20,99 juta

Gesits G1: Rp28,97 juta setelah disubsidi menjadi Rp21,97 juta

 

Volta (OTR Jakarta)

Volta 401: Rp16,95 juta setelah disubsidi menjadi Rp9,95 juta

Volta Mandala: Rp18,35 juta setelah disubsidi menjadi Rp11,35 juta

Volta Plus 401: Rp13,95 juta setelah disubsidi menjadi Rp6,95 juta

Volta Virgo (OTR Jawa Tengah dan Jawa Barat): Rp18,2 juta setelah disubsidi menjadi Rp11,2 juta

Vollta Virgo: Rp17,5 juta setelah disubsidi menjadi Rp10,5 juta

 

Selis (harga Off The Road)

Selis Go Plus Rp26,999 juta setelah disubsidi menjadi Rp19,999 juta

Selis Go Plus Dual Lithium: Rp34,999 juta setelah disubsidi menjadi Rp27,999 juta

Selis Neo Scootic: Rp10,499 juta setelah disubsidi menjadi Rp3,499 juta

Selis e-max: Rp11,499 juta setelah disubsidi menjadi Rp4,499 juta

Selis Agats: Rp14,999 juta setelah disubsidi menjadi Rp7,999 juta

Selis New Robin: Rp17,5 juta setelah disubsidi menjadi Rp10,5 juta

 

Perlu diketahui, harga tersebut sifatnya masih perkiraan lantaran terdapat beberapa yang masih menyandang status off the road, tetapi deretan motor yang ditawarkan Selis dan Volta bisa jadi akan lebih murah dari motor berbahan bakar minyak sekelas Honda Beat hingga Yamaha Mio. 

Pasalnya, pengurusan STNK dan pengurusan pajak biasanya menelan biaya sekitar Rp1 sampai 2 juta, artinya harganya akan lebih murah dari Beat maupun Mio. Saat ini, Honda Beat dijual seharga Rp17,82 juta sementara Yamaha Mio M3 Rp17,405 juta.

Sebagai informasi, pemerintah telah menetapkan kuota bantuan untuk kendaraan listrik. Bagi motor listrik baru, sebanyak 200 ribu unit telah disiapkan untuk mendapat bantuan. 

Sedangkan untuk konversi motor konvensional ke motor listrik jumlahnya 50 ribu unit.

TANGSEL
Polisi Bongkar Peredaran 15,5 Kg Ganja Sampai ke Kontrakan Pamulang

Polisi Bongkar Peredaran 15,5 Kg Ganja Sampai ke Kontrakan Pamulang

Senin, 16 Februari 2026 | 16:02

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja seberat 15,507 kilogram. Dalam pengungkapan ini tiga pria ditangkap pada Jumat, 13 Februari 2026.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

OPINI
Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:24

Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill