Connect With Us

Polisi Klaim Angka Kejahatan Turun 27,64%

Fahrul Dwi Putra | Senin, 23 Oktober 2023 | 18:19

Ilustrasi perampokan. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyebut angka kejahatan mengalami penurunan sebanyak 473 kasus atau sekitar 27,64 persen.

"Ada penurunan angka kejahatan hingga 473 kasus, 1.711 kejadian pada Sabtu, 20 Oktober 2023, dan pada hari Minggu, 21 Oktober 2023 sebanyak 1.238 kejadian," ujar Ramadhan dalam keterangannya.

Ramadhan merincikan, kejahatan paling banyak terjadi ialah pencurian dengan pemberatan (curat) dengan total 123 kasus, kemudian narkotika 58 kasus, Curanmor 38 kasus, judi 6 kasus, dan pencurian dengan kekerasan (curas) 24 kasus.

Selain angka kejahatan, kecelakaan lalu lintas pun mengalami penurunan sebanyak 14,12 persen atau 371 kasus.

Dari 371 kecelakaan yang terjadi, sebanyak 40 korban mengalami luka berat, luka ringan 368 orang, dan meninggal dunia 29 orang.

"Untuk kerugian materiil mencapai Rp. 913.400.000," tutupnya.

KAB. TANGERANG
Pria di Pasar Kemis Tangerang Gantung Diri Gegara Ditinggal Istri

Pria di Pasar Kemis Tangerang Gantung Diri Gegara Ditinggal Istri

Minggu, 1 Februari 2026 | 17:50

Seorang pria berinisial PKN, 55 tahun, warga Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang ditemukan tewas dengan kondisi gantung diri di pohon mangga dekat rumahnya, pada Sabtu 31 Januari 2026.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

OPINI
Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:10

Krisis sampah di Tangsel bukan sekadar soal lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang penuh atau truk yang rusak. Masalah sebenarnya adalah kegagalan sistemik dalam menutup siklus konsumsi yang didorong oleh gaya hidup urban yang masif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill