Connect With Us

Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan Senilai 2 Juta Dolar AS ke Gaza

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 4 November 2023 | 17:24

Ilustrasi pemberian bantuan kemanusiaan. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah pihak terus mengirimkan bantuan kepada masyarkat Palestina di Gaza sejak kawasan tersebut diserang oleh Israel.

Pemerintah Indonesia sendri mengirimkan bantuan kemanusiaan dengan total sebanyak 51,5 ton senilai 2 juta Dolar Amerika Serikat (AS).

Presiden Joko Widodo melepas langusng pengiriman bantuan tersebut di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Sabtu 4 November 2023, pagi.

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Pahala Mansury mengatakan, bantuan tersebut terdiri dari obat-obatan, pakaian, tenda, alat kesehatan dan makanan, yang berasal dari Kemenlu, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan masyarakat.

"Pak Presiden juga sudah menetapkan bahwa pemerintah akan memberikan bantuan sebesar 2 juta Dollar AS yang nanti akan disalurkan kepada masyarakat Palestina yang akan ada di Gaza," katanya, seperti dilansir dari Kompas.

Pahala menjelaskan, bantuan kemanusiaan yang akan dikirim ke Palestina total sebanyak 51,5 ton.

Menurut Pahala, bantuan akan dikirim menggunakan pesawat Hercules dari Kementerian Pertahanan dengan kapasitas 26 ton dan pesawat yang disewakan oleh Polri dengan kapasitas 25 ton.

Rencananya, pengiriman akan dilakukan dua hari. Sabtu ini dua pesawat Hercules yang mengangkut bantuan. Lalu Minggu besok dilanjutkan pesawat yang sudah disewakan oleh pihak Polri.

Pengiriman bantuan ini merupakan tahap pertama. Kedepannya akan ada bantuan tahap kedua yang berasal berasal dari pendanaan Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI).

"Untuk bantuan tahap kedua nanti diutamakan pengiriman obat-obatan dan alat kesehatan," jelas Pahala.

Pahala melanjutkan, bantuan yang akan dikirim hari ini diserahkan kepada Egyptian Red Crescent. Setelahnya bantuan dibawa ke perbatasan Mesir dengan Gaza.

Lalu penyerahan bantuan kepada masyarakat di Gaza kan dilakukan oleh Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA).

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

BANDARA
InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

Jumat, 15 Mei 2026 | 17:06

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memberikan klarifikasi terkait oknum petugas kargo Bandara Soekarno-Hatta yang diduga melakukan tindak pidana pencurian ratusan tas ekspor Lululemon dengan kerugian senilai Rp1 miliar.

TANGSEL
Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06

Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill