Connect With Us

Prabowo-Gibran Unggul di Quick Count, Jokowi Beri Selamat

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 15 Februari 2024 | 19:07

Presiden RI Joko Widodo usai meresmikan dan meninjau pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024, di JiExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis, 15 Februari 2024. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) mengaku telah mengucapkan selamat kepada pasangan calon (paslon) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka atas keunggulan hasil quick count Pemilu 2024.

"Sudah (mengucapkan) selamat, selamat, ketemu langsung" ucap Jokowi kepada awak media usai meresmikan dan meninjau pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024, di JiExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis, 15 Februari 2024.

Kendati begitu, Jokowi menegaskan bahwa quick hasil penghitungan count memang menggunakan metode ilmiah. Namun, Jokowi menyebut agar menunggu hasil resmi dari KPU.

"Sabar, ojo kesusu," ujarnya.

Terkait adanya kecurangan, lanjut Jokowi, dapat melaporkan ke Bawaslu melalui mekanisme yang telah ditetapkan, serta melalui persidangan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

"Saya kira sudah diatur semuanya, jadi janganlah teriak-teriak curang. Ada bukti langsung bawa ke Bawaslu, ada bukti bawa ke MK," tutup Jokowi.

Seperti diketahui, paslon nomor urut 2 Prabowo-Gibran memperoleh suara unggul lebih dari 50 persen menurut hasil quick count sejumlah lembaga survei.

BISNIS
Local Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

Local Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:31

International Media Support (IMS) dari Denmark bersama Suara.com menggelar Local Media Summit (LMS) 2026 di Manhattan Hotel Jakarta, 22-23 Oktober 2026.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill