Connect With Us

Kesal Dipoligami, Istri Nekat Potong Burung Suami Usai Berhubungan Intim

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 6 Maret 2024 | 12:07

Ilustrasi istri potong kelamin suami (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Malang dialami Rian Hidayat, 33, usai burung kesayangannya digorok oleh sang istri berinisial LY, 33, di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Pelaku nekat memotong kelamin suaminya lantaran kesal telah dipoligami. Sebelum melakukan aksi tersebut, keduanya sempat berhubungan suami istri terlebih dahulu.

Kasat Reskrim Polres Musi Banyuasin AKP Bondan Try Hoetomo membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Iya, informasinya memang begitu yang kita dapat dari yang bersangkutan," ujar Bondan dikutip dari Detik, Rabu, 6 Maret 2024.

Dijelaskan Bondan, sebelumnya pasangan suami istri itu sempat cekcok selama empat jam, sejak pukul 19.00 hingga 23.00 WIB, ditenggarai adanya orang ketiga.

Berdasarkan keterangan tersangka, LY kesal lantaran sang suami mengaku telah menikah lagi secara siri dengan wanita lain yang tinggal tidak jauh dari kediamannya.

Terlebih, Rian meminta LY agar ikhlas dipoligami dan mengatakan hal tersebut melalui sambungan telepon kepada wanita selingkuhannya.

Tak hanya itu, menurut pengakuan LY, dirinya sempat dikirimi foto bukti tes kehamilan (test pack), yang menandakan wanita tersebut telah mengandung anak suaminya.

Kekesalan semakin memuncak hingga LY sempat terpikirkan untuk bunuh diri menggunakan piaau cutter berkarat, namun ia mengurungkan niatnya karena terpikirkan ketiga anaknya.

Dia pun justru beralih menggunakan pisau tersebut untuk memotong kelamin suami yang telah menikahinya sejak 12 tahun silam itu hingga terputus saat sedang tertidur.

"Di hadapan penyidik seperti itulah keterangan yang disampaikan tersangka terkait kronologi kejadian yang sebenarnya," terang Bondan.

Saat ini, LY telah ditahan dan atas perbuatannya akan dijerat dengan tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

KOTA TANGERANG
Trotoar Dikuasai PKL? Begini Cara Lapor ke Satpol PP Kota Tangerang

Trotoar Dikuasai PKL? Begini Cara Lapor ke Satpol PP Kota Tangerang

Senin, 27 Juli 2026 | 18:09

Bagi masyarakat Kota Tangerang yang merasa terganggu oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan hingga mencaplok fasilitas umum seperti trotoar, badan jalan, taman, maupun ruang publik lainnya, dapat melaporkannya langsung ke Satpol PP.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

TANGSEL
7 Ditangkap, Polisi Masih Buru 2 Tersangka Pembunuhan Prajurit TNI AD di Kelapa Dua

7 Ditangkap, Polisi Masih Buru 2 Tersangka Pembunuhan Prajurit TNI AD di Kelapa Dua

Senin, 27 Juli 2026 | 17:59

Polres Tangerang Selatan (Tangsel) terus mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang mengakibatkan gugurnya personel TNI Angkatan Darat (AD), Prada ABS, 21 di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Desa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang

BANTEN
Hadapi Era AI, Sejumlah Kampus Unjuk Gigi Lewat Inovasi Teknologi di Banten Tech Festival 2026

Hadapi Era AI, Sejumlah Kampus Unjuk Gigi Lewat Inovasi Teknologi di Banten Tech Festival 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:04

Berbagai inovasi tekonologi karya anak bangsa dari sejumlah perguruan tinggi dipamerkan dalam ajang Banten Festival Teknologi 2026 yang dihelat oleh Paguyuban Pasundan di Universitas Tangerang Raya (Untara), Tigaraksa, Kabupaten Tangerang

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill