Connect With Us

Perlebar Batas Daya, PLN Tegaskan Tak Pengaruhi Kenaikan Tarif Listrik

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 1 Agustus 2024 | 17:43

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo melakukan pengecekan langsung SPKLU untuk kesiapan beroperasi selama masa mudik Lebaran 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah memutuskan untuk memperlebar batas daya listrik untuk beberapa kategori tarif PT PLN (Persero). 

Langkah ini diambil untuk menyesuaikan dengan perkembangan kebutuhan pelanggan dan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, efisiensi, serta keandalan listrik.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman P. Hutajulu, menjelaskan, beberapa kategori tarif seperti traksi, curah, bisnis, dan rumah tangga akan mengalami pelebaran batas daya tanpa adanya kenaikan tarif listrik. 

"Dipastikan pelebaran batas daya tarif listrik ini tidak berdampak pada kenaikan tarif listrik," ujar Jisman dalam keterangannya, Kamis, 1 Agustus 2024.

Lanjutnya, tujuan dari stratifikasi tarif listrik ini adalah untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal dan efisien kepada masyarakat.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, pelebaran batas daya akan membantu memenuhi kebutuhan listrik yang semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi. 

"Sebagai contoh, saat ini ada kereta cepat dan stasiun pengisian kendaraan listrik yang sebelumnya belum ada dalam golongan tarif PLN, kini telah diatur pemerintah. Ini tentu membuat masyarakat semakin mudah mendapatkan layanan listrik yang andal," kata Darmawan.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti, menambahkan, pihaknya siap mendukung sepenuhnya langkah pemerintah dalam meningkatkan pelayanan dan keandalan pasokan listrik serta mendorong perekonomian masyarakat. 

Menurutnya, kebijakan ini akan menciptakan iklim bisnis yang lebih menarik dan mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik, khususnya untuk bisnis Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).

Pelebaran batas daya pada beberapa kategori tarif listrik ini diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero). Empat kategori pelanggan yang akan mengalami pelebaran daya adalah:

1. Rumah Tangga Tegangan Rendah (R-3/TR) dengan daya 6.600 VA hingga 200 kVA dilebarkan ke Tegangan Menengah (R-3/TM) dengan daya di atas 200 kVA.

2. Bisnis Tegangan Menengah (B-3/TM) dengan daya di atas 200 kVA dilebarkan ke Tegangan Tinggi (B-3/TT) dengan daya 30.000 kVA ke atas.

3. Traksi Tegangan Menengah (T/TM) dengan daya di atas 200 kVA dilebarkan ke Tegangan Tinggi (T/TT) dengan daya 30.000 kVA ke atas.

4. Curah Tegangan Menengah (C/TM) dengan daya di atas 200 kVA dilebarkan ke Tegangan Rendah (C/TR) dengan daya hingga 200 kVA dan Tegangan Tinggi (C/TT) dengan daya 30.000 kVA ke atas.

Dalam pelaksanaan kebijakan ini, pemerintah juga mempertimbangkan investasi peralatan, pengendalian susut jaringan, dan efisiensi penggunaan lahan untuk infrastruktur listrik. 

Hal ini dilakukan agar pelebaran penggolongan tidak mempengaruhi keandalan dan keterjangkauan akses listrik bagi seluruh pelanggan.

KAB. TANGERANG
Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Jumat, 9 Oktober 2026 | 18:57

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill