Investasi Rp177 Miliar, Motor Listrik Canggih Omoway Resmi Dirakit di Balaraja Tangerang
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:50
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TANGERANGNEWS.com-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah memutuskan untuk memperlebar batas daya listrik untuk beberapa kategori tarif PT PLN (Persero).
Langkah ini diambil untuk menyesuaikan dengan perkembangan kebutuhan pelanggan dan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, efisiensi, serta keandalan listrik.
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman P. Hutajulu, menjelaskan, beberapa kategori tarif seperti traksi, curah, bisnis, dan rumah tangga akan mengalami pelebaran batas daya tanpa adanya kenaikan tarif listrik.
"Dipastikan pelebaran batas daya tarif listrik ini tidak berdampak pada kenaikan tarif listrik," ujar Jisman dalam keterangannya, Kamis, 1 Agustus 2024.
Lanjutnya, tujuan dari stratifikasi tarif listrik ini adalah untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal dan efisien kepada masyarakat.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, pelebaran batas daya akan membantu memenuhi kebutuhan listrik yang semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi.
"Sebagai contoh, saat ini ada kereta cepat dan stasiun pengisian kendaraan listrik yang sebelumnya belum ada dalam golongan tarif PLN, kini telah diatur pemerintah. Ini tentu membuat masyarakat semakin mudah mendapatkan layanan listrik yang andal," kata Darmawan.
Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti, menambahkan, pihaknya siap mendukung sepenuhnya langkah pemerintah dalam meningkatkan pelayanan dan keandalan pasokan listrik serta mendorong perekonomian masyarakat.
Menurutnya, kebijakan ini akan menciptakan iklim bisnis yang lebih menarik dan mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik, khususnya untuk bisnis Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).
Pelebaran batas daya pada beberapa kategori tarif listrik ini diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero). Empat kategori pelanggan yang akan mengalami pelebaran daya adalah:
1. Rumah Tangga Tegangan Rendah (R-3/TR) dengan daya 6.600 VA hingga 200 kVA dilebarkan ke Tegangan Menengah (R-3/TM) dengan daya di atas 200 kVA.
2. Bisnis Tegangan Menengah (B-3/TM) dengan daya di atas 200 kVA dilebarkan ke Tegangan Tinggi (B-3/TT) dengan daya 30.000 kVA ke atas.
3. Traksi Tegangan Menengah (T/TM) dengan daya di atas 200 kVA dilebarkan ke Tegangan Tinggi (T/TT) dengan daya 30.000 kVA ke atas.
4. Curah Tegangan Menengah (C/TM) dengan daya di atas 200 kVA dilebarkan ke Tegangan Rendah (C/TR) dengan daya hingga 200 kVA dan Tegangan Tinggi (C/TT) dengan daya 30.000 kVA ke atas.
Dalam pelaksanaan kebijakan ini, pemerintah juga mempertimbangkan investasi peralatan, pengendalian susut jaringan, dan efisiensi penggunaan lahan untuk infrastruktur listrik.
Hal ini dilakukan agar pelebaran penggolongan tidak mempengaruhi keandalan dan keterjangkauan akses listrik bagi seluruh pelanggan.
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TODAY TAGDirektur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyebut akan melakukan percepatan pemulihan sistem kelistrikan, khususnya di Pulau Jawa, menyusul gangguan operasional yang terjadi pada sejumlah pembangkit listrik.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews