2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi
Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) menyatakan komitmennya mendukung transisi energi nasional dengan meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan hingga 75% pada tahun 2040.
Langkah ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8% melalui pengurangan emisi karbon dan swasembada energi.
Hashim Djojohadikusumo, Utusan Khusus Presiden dalam COP29 di Baku, Azerbaijan, menegaskan bahwa transisi energi menjadi prioritas nasional.
Menurutnya, upaya ini tidak hanya bertujuan mengurangi emisi gas rumah kaca tetapi juga memastikan keberlanjutan lingkungan seiring dengan percepatan pertumbuhan ekonomi.
"Indonesia akan mencapai energi bersih, hijau, dan terjangkau, sambil mempercepat pertumbuhan ekonomi 8%," ujar Hashim dalam diskusi bertajuk Enhancing Ambition on Renewable Energy.
Hashim memaparkan rencana peningkatan kapasitas energi terbarukan hingga 75 gigawatt (GW) yang bersumber dari pembangkit listrik tenaga air, surya, angin, panas bumi, dan bioenergi.
Untuk merealisasikan target tersebut, diperlukan investasi sebesar USD235 miliar, termasuk pembangunan jaringan transmisi hijau sepanjang 70.000 kilometer untuk menghubungkan sumber daya energi di wilayah terpencil ke daerah dengan kebutuhan tinggi.
"Perubahan iklim global membutuhkan solusi global. Tidak ada satu negara pun yang bisa menghadapi dan menyelesaikan masalah ini sendirian. Satu-satunya cara untuk maju adalah melalui kolaborasi antarnegara," tambah Hashim.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan kesiapan PLN untuk mendukung target ini melalui perencanaan matang. PLN sedang memperbarui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) untuk menambah kapasitas listrik hingga 100 GW, di mana 75% akan berasal dari energi terbarukan.
"Tanpa smart grid, kami hanya bisa menambah 5 GW. Tetapi dengan smart grid, kami bisa menambah pembangkit angin dan surya hingga 42 GW, sehingga kami bisa menyeimbangkan antara suplai listrik dan permintaan," ujar Darmawan.
PLN juga merancang sistem Green Enabling Transmission Line sepanjang 70.000 kilometer untuk mengalirkan energi dari daerah terpencil ke pusat kebutuhan, serta mengembangkan teknologi smart grid untuk mengatasi intermitensi pada pembangkit energi terbarukan.
Untuk mendukung inisiatif ini, Darmawan menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, baik domestik maupun internasional. Saat ini, PLN terus mencari mitra untuk berinovasi, mengembangkan teknologi, dan menyediakan investasi yang diperlukan guna memastikan transisi energi yang berkelanjutan.
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TODAY TAGSolana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
PT PLN (Persero) UID Banten melalui UP3 Cikokol menggelar program PLN Goes To School di SMA Negeri 2 Kota Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews