Connect With Us

Kapan Puncak Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025? Ini Prediksinya 

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 15 Maret 2025 | 17:55

Ilustrasi Mudik. (@TangerangNews2020 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Banyak orang sudah mulai mencari tahu kapan puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2025. Hal ini untuk mengira-ngira perjalanan yang akan ditempuh, termasuk potensi adanya kemacetan. Lalu, kapan puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2025?

Wakapolri Komjen Ahmad Dofiri mengungkapkan, puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada 28 hingga 30 Maret 2025, sementara puncak arus balik diprediksi mencapai puncaknya pada 5 hingga 7 April 2025.  

Kendati demikian, jumlah pemudik mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data dari Korlantas Polri, sebanyak 146,4 juta orang diperkirakan akan mudik pada tahun ini, turun 24,3 persen dari tahun lalu yang mencapai 193,6 juta orang.  

"Berdasarkan data pergerakan masyarakat daerah asal pemudik terbanyak berasal dari Jabar, Jatim, Jateng. Sedangkan daerah tujuan utama mencakup Jateng, Jatim, Jabar, kota besar Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta menjadi destinasi paling favorit," jelasnya dikutip dari DetikCom, Sabtu, 15 Maret 2025.  

Adapun Moda transportasi yang digunakan pemudik masih didominasi oleh mobil pribadi dengan perkiraan jumlah 33,6 juta jiwa atau 23 persen dari total pemudik. 

Disusul bus dengan 24,7 juta jiwa atau 16,9 persen, kereta api 23,6 juta jiwa atau 16,1 persen, pesawat terbang 19,7 juta jiwa atau 13,6 persen, dan sepeda motor 12,7 juta jiwa atau 8,7 persen. Sisanya menggunakan moda transportasi lainnya.  

"Dengan tingginya pergerakan masyarakat dengan moda transportasi darat, seperti kendaraan roda empat dan roda 2 pribadi serta bus pada periode ini, berbagai rekayasa lalu lintas serta penyesuaian layanan transportasi telah disiapkan guna memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan," pungkasnya.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

KOTA TANGERANG
Sachrudin Serahkan Bonus Rp8,32 Miliar untuk Atlet Pelajar Kota Tangerang, Ini Rinciannya

Sachrudin Serahkan Bonus Rp8,32 Miliar untuk Atlet Pelajar Kota Tangerang, Ini Rinciannya

Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:48

Wali Kota Tangerang Sachrudin menyerahkan bonus dengan total nilai sebesar Rp8,032 miliar kepada atlet pelajar yang berhasil meraih medali pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Banten.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill