Connect With Us

Sejumlah Bus Mudik Lebaran di Tangsel Kurang Dilengkapi Alat Keselamatan

Yanto | Kamis, 13 Maret 2025 | 17:09

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat melakukan kelayakan bus mudik Lebaran 2025, Kamis 13 Maret 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Perhubungan (Dishub) Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan ramp check bus yang digunakan untuk angkutan mudik Lebaran 2025.

Kepala Dishub Kota Tangsel Ayep Jajat Sudrajat menjelaskan beberapa perusahaan otobus yang sudah diperiksa di antaranya Royal, Primajasa, dan Gustar.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, beberapa bus pariwisata masih perlu melengkapi kelengkapan keselamatan, seperti alat pemadam kebakaran dan perlengkapan P3K.

"Kami tidak mengatakan mereka tidak lulus, tetapi ada beberapa hal yang harus diperbaiki sebelum beroperasi," jelasnya, Kamis 13 Maret 2025.

Selain ramp check, Ayep juga melakukan peninjauan langsung ke sejumlah posko mudik Lebaran 2025. 

Ia menegaskan pentingnya koordinasi yang baik antara Dishub dengan berbagai pihak terkait, termasuk Kepolisian, Dinas Kesehatan, serta Jasa Raharja.

"Kami terus berkoordinasi agar pelaksanaan mudik berjalan lancar. Saat ini, kami meminta pihak terkait untuk segera melakukan pengecekan dan evaluasi guna memastikan kesiapan semua elemen," ujarnya.

Dishub Tangsel juga telah mendirikan beberapa posko pemantauan di titik-titik strategis termasuk di Alam Sutera, German Center BSD, Pasar Ciputat dan Pamulang Square. 

Dari seluruh posko yang disiapkan, hanya dua lokasi, yakni di Muncul dan Pamulang Square, yang tidak memiliki posko polisi. 

"Di lokasi tersebut, kami mendirikan tenda mandiri untuk membantu pemudik," tambah Ajat.

Posko-posko ini akan beroperasi penuh sejak H-7 Lebaran, dengan personel Dishub yang siap siaga bersama Kepolisian dan tenaga medis untuk memastikan kelancaran arus mudik.

"Tahun ini tidak ada mudik gratis. Namun, kami tetap fokus pada pengamanan dan kelancaran lalu lintas," ungkap Ajat.

Terkait rekayasa lalu lintas, Dishub Tangsel tengah mengkaji beberapa alternatif untuk mengurai kemacetan di jalur utama.

Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah ruas jalan di sekitar flyover yang sering menjadi titik kemacetan karena volume kendaraan yang tinggi. 

"Kami sedang mengevaluasi kemungkinan rekayasa lalu lintas agar tidak semakin parah," jelasnya.

Dengan berbagai langkah antisipasi yang telah dilakukan, Ajat Sudrajat optimistis bahwa arus mudik di Tangsel akan berjalan lancar dan aman.

Dishub Tangsel pun mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan jauh.

NASIONAL
Atasi Banjir Kali Angke, Pemprov DKI dan Banten Sepakat Kelola Bendungan Polor

Atasi Banjir Kali Angke, Pemprov DKI dan Banten Sepakat Kelola Bendungan Polor

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:02

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Pemprov Banten sepakat mengelola Bendungan Polor Kali Angke untuk mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah Tangerang hingga Jakarta.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill