Connect With Us

Kapan Lailatul Qadar Jatuh pada Ramadan 1446 Hijriah? Ini Bocorannya

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 21 Maret 2025 | 12:46

Ilustrasi salat tarawih. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Lailatul Qadar merupakan malam yang paling dinantikan oleh umat Muslim karena memiliki keutamaan yang luar biasa. Pada malam ini, Allah menjanjikan ampunan dan keberkahan yang lebih baik dari seribu bulan. Namun, kepastian waktunya tidak bisa diprediksi secara mutlak.  

Kendati begitu, Imam Al-Ghazali memiliki kaidah khusus dalam menentukan kapan Lailatul Qadar tiba setiap tahunnya. 

Hal ini dijelaskan oleh Ustadz Yusuf Suharto dalam artikelnya yang dikutip dari NU Online pada Jumat, 21 Maret 2025.

Dalam kitab I’anatut Thalibin, Al-Ghazali menyebutkan, waktu Lailatul Qadar dapat diperkirakan berdasarkan hari pertama Ramadan sebagai berikut:  

  • Jika awal Ramadan jatuh pada Ahad atau Rabu, Lailatul Qadar diperkirakan jatuh pada malam ke-29. 
  • Jika awal Ramadan hari Senin, maka diperkirakan jatuh pada malam ke-21. 
  • Jika awal Ramadan hari Selasa atau Jumat, maka jatuh pada malam ke-27. 
  • Jika awal Ramadan hari Kamis, maka jatuh pada malam ke-25. 
  • Jika awal Ramadan hari Sabtu, maka jatuh pada malam ke-23.  

Panduan ini juga digunakan oleh Syekh Abu Hasan asy-Syadzili, yang mengakui bahwa metode tersebut selalu sesuai dengan pengalaman pribadinya.  

Sejalan dengan pengumuman dari Kementerian Agama dan Lembaga Falakiyah PBNU, awal Ramadan 1446 H jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. 

Jika mengikuti kaidah Al-Ghazali, maka Lailatul Qadar tahun ini diperkirakan terjadi pada malam ke-23, yaitu Sabtu malam Ahad, tanggal 22 Maret 2025.  

Namun, prediksi ini bukanlah sesuatu yang pasti karena Lailatul Qadar bisa terjadi kapan saja sesuai kehendak Allah. 

Oleh karena itu, Ustadz Yusuf Suharto menyarankan agar umat Muslim tetap mencari Lailatul Qadar di 10 malam terakhir Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

BANTEN
PLN dan Petani Citaman Bangun K-TRACK, Wisata Kopi Berbasis Konservasi di Kaki Gunung Karang

PLN dan Petani Citaman Bangun K-TRACK, Wisata Kopi Berbasis Konservasi di Kaki Gunung Karang

Senin, 13 Juli 2026 | 20:07

Berangkat dari keinginan memperkenalkan potensi Hutan Kopi Citaman Lawangtaji yang selama ini belum banyak dikenal masyarakat, para petani setempat menggagas sebuah kawasan wisata edukasi berbasis konservasi bernama K-TRACK

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill