Connect With Us

Polisi Jaring 32 Ribu Pengendara Tak Pakai Helm SNI dalam Dua Hari Operasi Patuh Jaya 2025

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 18 Juli 2025 | 11:29

Tampak seorang pengendara sepeda motor tidak terima saat dirinya hendak ditilang oleh petugas Satuan Lalu Lintas Polres Tangerang Selatan di Jalan Boulevard, Cilenggang, Serpong, Selasa (5/11/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com- Korlantas Polri mencatat puluhan ribu pelanggaran lalu lintas selama dua hari pelaksanaan Operasi Patuh 2025. Jenis pelanggaran terbanyak adalah pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan jumlah mencapai 32.316 kasus.

"Jenis Pelanggaran lalu lintas (5 tertinggi) tidak menggunakan Helm SNI 32.316 pelanggaran, tidak menggunakan safety belt 3.363 pelanggaran, mengemudi melawan arus 2.997 pelanggaran," ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho kepada, Rabu 16 Juli 2025, dikutip dari Detikcom.

Selain itu, petugas juga mencatat pelanggaran lain seperti pengemudi di bawah umur sebanyak 2.219 kasus dan pengendara motor yang berboncengan lebih dari satu orang sebanyak 595 kasus.

 

Dalam kegiatan Operasi Patuh Jaya 2025 ini, Korlantas melaksanakan berbagai pendekatan, mulai dari preemtif hingga represif. Pendekatan preventif dilakukan melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan hukum sebanyak 1.723 kali, penyuluhan 71.960 kali, dan pemasangan imbauan 85.937 titik.

Adapun kegiatan preventif meliputi pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli (Turjawali) sebanyak 20.936 kali. Sementara itu, tindakan represif yang dilakukan mencapai 48.535 kegiatan. Rinciannya, tilang elektronik statis 5.625, tilang elektronik mobile 4.216, tilang manual 12.217, dan teguran sebanyak 26.477.

Seperti diketahui, Operasi Patuh Jaya 2025 berlangsung selama 14 hari, dari 14 hingga 27 Juli 2025. Operasi ini digelar serentak di seluruh wilayah Indonesia sebagai bentuk cipta kondisi dalam rangka mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), usai pencanangan Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada 19 September.

Sasaran utama operasi meliputi pelanggaran seperti penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm SNI dan sabuk pengaman, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, melawan arus, serta melebihi batas kecepatan. Selain itu, pelanggaran lainnya yang menjadi perhatian di tiap daerah juga menjadi fokus dalam operasi ini.

SPORT
Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Rabu, 16 September 2026 | 21:56

Pertumbuhan ekosistem digital yang semakin besar sering kali menciptakan tantangan baru, terutama dalam menjaga konektivitas, interaksi, dan peluang kolaborasi antarperusahaan agar berjalan beriringan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

BANDARA
Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Rabu, 16 September 2026 | 15:10

Kebakaran hebat puluhan gudang di Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menyebabkan kepulan asap hitam pekat, pada Rabu 16 September 2026, pukul 12.55 WIB.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill