Connect With Us

Sesalkan Era Serba Canggih Bahasa Indonesia Semakin Ditinggal 

Redaksi | Rabu, 9 Desember 2020 | 14:00

Mutiara Ananta, Mahasiswi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. (@TangerangNews2020 / Istimewa)

Oleh : Mutiara Ananta

Mahasiswi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Bahasa Indonesia adalah sebuah bahasa yang ada di negara indonesia, dimana bahasa indonesia adalah bahasa yang dipakai di kehidupan sehari -hari oleh masyarakat indonesia. Bahasa merupakan alat komunikasi dalam sebuah percakapan. 

Bahasa merupakan alat untuk mempersatukan suku daerah yang ada di negara indonesia.

Hidup di zaman modern dan serba canggih kita sebagai penerus bangsa harus memperdalam bahasa indonesia, mempelajari nya dengan penuh bangga sehingga kita bisa mengenal bahasa ndonesia lebih jauh.

Tapi sayang nya generasi penerus bangsa mengabaikan untuk memperdalam bahasa indonesia, misalnya ketika sedang pelajaran bahasa Indonesia mereka malah cuek, tidur dan tidak memperhatikan guru yang mengajarkan nya, mereka sibuk dengan kegiatan mereka. 

 

Generasi muda sekarang ini lebih tertarik untuk mempelajari bahasa asing daripada mempelajari bahasa mereka sendiri, mereka memandang jika mereka bisa bahasa asing mereka sudah keren dan bangga akan kelebihan mereka dengan menggunakan bahasa asing.

Padahal jika dipikirkan kembali bahasa indonesia sangat banyak sekali manfaatnya, yaitu kita dapat meningkatkan pengetahuan kita tentang bahasa Indonesia, berkomunikasi menggunakan bahasa yang baik dan benar menggunakan nya baik secara lisan maupun tulisan, kita dapat merangkai kalimat dan kata – kata yang indah dan benar, ketika terjadi diskusi bisa mengemukakan pendapat dengan baik dan sopan. 

Bahasa Indonesia merupakan alat pemersatu bangsa sehingga kita dalam berbicara harus menggunakan bahasa indonesia dengan sangat sopan dan benar, apalagi bangsa Indonesia memiliki beraneka ragam budaya sehingga bahasa indonesia bisa di gunakan oleh seluruh daerah yang ada di indonesia untuk mempermudah dalam berkomunikasi antar daerah.

Mempelajari bahasa Indonesia tidak mudah maka dari itu kita harus sungguh – sungguh mempelajari bahasa indonesia, jika tidak melalui proses dengan belajar, oleh karena itu kita sebagai penerus bangsa indonesia sangat penting untuk mempelajari bahasa Indonesia dengan baik dan benar.

SPORT
Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Senin, 8 Juni 2026 | 17:38

Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

TANGSEL
Uji Coba Pupuk Mikroba Singapura, Bawang Merah Varietas Dataran Tinggi Berhasil Dipanen di Tangsel

Uji Coba Pupuk Mikroba Singapura, Bawang Merah Varietas Dataran Tinggi Berhasil Dipanen di Tangsel

Selasa, 9 Juni 2026 | 18:03

Komoditas bawang merah varietas Batu asal darat tinggi Malang, Jawa Timur berhasil dipanen di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui pemanfaatan teknologi pupuk bio-organik berbasis mikroba.

PROPERTI
Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06

Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill