3 Pemain Persita Dipanggil Timnas untuk FIFA Matchday Juni 2026, Wakili Indonesia hingga Guinea Khatulistiwa
Jumat, 29 Mei 2026 | 14:39
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TANGERANG – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Real Estate Indonesia (REI) memprediksi pasar properti nasional pada 2016 akan lebih baik jika dibandingkan dengan pasar properti nasional 2015.
Ketua DPP REI Eddy Hussy mengatakan, perbaikan pasar properti nasional pada 2016 terlihat dari pertumbuhan perekonomian Indonesia pada kuartal-III 2015 yang menunjukan tren positif. “Tahun depan kita perkirakan naik sekitar 10 persen,” kata Eddy.
Eddy menyebutkan, paket kebijakan yang telah diterbitkan pemerintahan kabinet kerja juga pada 2016 akan diimplementasikan dengan baik. Hal itu juga menjadi salah satu faktor pertumbuhan pasar properti nasional pada tahun depan. “Kalau target tahun ini 10 persen tidak tercapai, kalau melihat data baru sekitar 5 persen-7 persen,” tambahnya.
REI megharapkan iklim industri dan pembelian properti nasional meningkat semenjak pada 2014 mengalami penurunan. Perlambatan penjualan properti pada saat itu dikarenakan adanya penyelenggaraan Pemilu. Pada saat pemilu, banyak yang menunda bertransaksi properti guna belum mendapatkan kepastian tentang perekonomian secara utuh. “Makanya properti tahun depan akan lebih baik dibanding 2015. Indikasinya kita lihat ekonomi kuartal III naik, terus pasar juga sudah mulai lebih positif dengan lebih optimis,” tandasnya.
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TODAY TAGPetugas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang menemukan luka sayatan senjata tajam (sajam) pada mayat pria berinisial R di kamar kontrakannya di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Dialogue Music, sekolah musik dan toko alat musik berstandar internasional kini hadir di Ruko Hampton Avenue, Gading Serpong, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
Rencana pemberian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi sekitar 1.480 siswa Sekolah Indonesia di Arab Saudi menuai kritik.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews