Connect With Us

Kolaborasi dengan Jasa Marga, Paramount Petals Hadirkan Hunian Permium 2 Lantai

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 18 Juli 2024 | 18:08

Klaster Lily, hunian premium pertama Paramount Petals di Curug, Kabupaten Tangerang, Kamis 18 Juli 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Paramount Petals, pengembang kota mandiri seluas 400 hektar di Curug, Kabupaten Tangerang, kembali menghadirkan hunian premium terbarunya.

Kali ini, Paramount Petals berkolaborasi dengan PT Jasamarga Related Busines (JMRB), anak usaha Jasa Marga dengan meluncurkan Klaster Lily.

Mario Susanto, VP Marketing Paramount Land menjelaskan, Klaster Lily merupakan hunian klaster keempat yang dihadirkan pihaknya setelah sukses menjual Klaster Aster, Canna dan Gardenia.

"Melanjutkan kesuksesan ini, kami menghadirkan klaster premium pertama di Paramount Petals yaitu Lily, dengan spek lebih baik dan peningkatan kualitas serta mutu dari klaster-klaster sebelumnya," ujarnya saat konfrensi pers, Kamis 18 Juli 2024.

Menurutnya, Klaster Lily ini merupakan hasil kolaborasi dengan JMRB yang hendak mengembangkan bisnisnya ke bidang properti.

"Jadi JMRB ini sebagai partner pasif, tidak terlibat secara operasional, semua full di-manage oleh Paramount. Kerja samanya lebih ke transfer knowledge, mereka ingin belajar mengembangkan perumahan. Jadi bisnisnya bukan cuma rest area saja," terang Mario.

Henry Napitupulu, Executive Director Planning & Design Paramount Land menjelaskan sebagai klaster premium pertama di Paramount Petals, Lily memiliki fitur-fitur istimewa yang belum ada di klaster Paramount Petals sebelumnya.

Di antaranya Master Bedroom yang sangat luas (untuk unit besar), glass railing balcony, spacious kitchen with mini bar (untuk unit besar), glass folding door yang menampilkan seamless connection to the garden, main entrance with smart door lock, electric water heater in main bathroom, dan AC in master bedroom.

"Semua dibangun dua lantai. Konsepnya modern luxury dengan banyak bukaan kaca, open space layout dan warna yang natural," jelasnya.

Pihaknya menyediakan sejumlah pilihan ukuran unit yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, yaitu L8x15 (LT 120 m2/ LB 135 m2), L7x15 (LT 105 m2/ LB 123 m2), L6x15/16 (LT 90/96 m2/ LB 95 m2), dan L6x12/13 (LT 72/78 m2/ LB 80 m2).

"Tersedia juga fasilitas klaster yang asri dan dapat dimanfaatkan penghuni, yaitu children playground dan communal garden," katanya.

Klaster Lily akan dibangun sebanyak 148 unit. Tahap pertama dibuka sebanyak 42 unit dengan harga mulai dari Rp1,5 miliar untuk tipe terkecil, sampai Rp2,3 miliar.

"Di awal peluncuran, sudah ada 30 orang pendaftar untuk NUP. Rencananya pembangunan di mulai 3 bulan kemudian dan ditargetkan serah terima kunci 22 bulan sejak PPJB," beber Henry Napitupulu.

Beragam pilihan cara bayar yang menarik juga ditawarkan kepada konsumen, mulai dari super cash, tunai keras, KPR, hingga tunai bertahap.

Konsumen berpotensi mendapatkan voucher cashback hingga Rp25 juta per unit untuk periode 12 Juli-4 Agustus (Early Bird) dan periode 5-6 Agustus 2024 (non-Early Bird).

BISNIS
Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.

NASIONAL
Tarif Listrik Juli-September 2026 Dipastikan Tidak Naik, Berlaku Subsidi dan Nonsubsidi

Tarif Listrik Juli-September 2026 Dipastikan Tidak Naik, Berlaku Subsidi dan Nonsubsidi

Rabu, 1 Juli 2026 | 11:15

Pemerintah memastikan tarif listrik untuk periode Juli hingga September 2026 tidak mengalami kenaikan, baik bagi pelanggan nonsubsidi maupun pelanggan yang masih menerima subsidi listrik.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill