Connect With Us

Persita Tangerang Bantu Anak-anak Kehilangan Pengasuhan Orang Tua Melawan COVID-19

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 17 Juni 2020 | 16:40

Pemain Persita Tangerang saat menghibur anak-anak yang kehilangan pengasuhan orang tua akibat dampak pandemi COVID-19, Rabu (17/6/2020). (@TangerangNews / Persita Tangerang)

TANGERANGNEWS.com–Persita Tangerang melakukan aksi menggalang dana untuk membantu anak-anak yang kehilangan pengasuhan orang tua akibat terdampak COVID-19 melalui SOS Children’s Villages Indonesia.

Perlu diketahui, SOS Children’s Villages sendiri merupakan organisasi sosial yang aktif dalam mendukung hak-hak anak dan berkomitmen memberikan pengasuhan berkualitas kepada anak-anak yang telah atau berisiko kehilangan pengasuhan orang tua.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sebelum situasi pandemi COVID-19, Persita Tangerang telah berkomitmen membantu anak-anak dalam pengasuhan SOS Children’s Villages. 

Direktur Komersial Persita Tangerang, Evelyn Cathy mengatakan, kontribusi tersebut dengan membawa logo SOS Children’s Villages di jersey pemain selama musim kompetisi Liga 1 Indonesia tahun 2020 sebagai tanda dukungan dan perhatian Persita untuk masa depan anak Indonesia.

Sejumlah rencana kegiatan mendukung anak-anak dengan mengadakan coaching clinic pun telah disepakati sebelumnya.

"Meskipun kondisi saat ini tidak memungkinkan, klub bola yang bermarkas di Tangerang ini tetap menunjukkan konsistensinya dengan menggalang dana untuk perlindungan dan pencegahan penyebaran COVID-19 bagi anak-anak SOS Children’s Villages," ungkapnya, Rabu (17/6/2020). 

Bahkan, dalam waktu dekat berencana untuk melakukan coaching clinic secara virtual dengan anak-anak SOS Children’s Villages Indonesia.

Melalui akun instagram (@persita.official), Persita Tangerang juga mengadakan lelang jersey Persita musim 2019 yang hasil penjualan akan didonasikan.

Jersey eksklusif ini ditandatangani hampir semua pemain Persita Tangerang musim lalu yang berhasil membawa timnya naik kasta ke Liga 1 Indonesia.

Pemenang lelang jersey ditutup dengan nilai donasi Rp 2.600.000 untuk 1 jersey eksklusif sebagai bagian gerakan #BersamaLawanCorona.

“Kami sangat berterima kasih atas seluruh donatur yang ikut berpartisipasi dipenggalangan dana kali ini bersama partner Persita, SOS Children’s Villages Indonesia. Semoga seluruh donasi yang terkumpul bisa bermanfaat untuk anak-anak dalam pengasuhan SOS Children’s Villages Indonesia saat ini,” ucapnya. 

Penggalangan dana #PersitaLawanCorona yang ditutup pada tanggal 15 Juni 2020 ini berhasil mengumpulkan donasi hingga Rp8.081.067 dari 36 donatur.

Para supporter Persita dan masyarakat publik berdonasi dari bulan April 2020 melalui https://kitabisa.com/persitalawancorona untuk berkontribusi membantu anak-anak Indonesia melawan COVID-19. (RMI/RAC)

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill