Connect With Us

Meski Defisit Anggaran, KNPI Apresiasi Pemkot Tangerang Atasi COVID-19

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 17 Juni 2020 | 06:49

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin saat menerima audiensi dengan organisasi perangkat daerah dan DPD KNPI Kota Tangerang, Selasa (16/6/2020). (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya mengendalikan penularan COVID-19, meskipun anggaran daerah mengalami defisit.

Hal ini diungkapkan Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin saat menerima audiensi DPD KNPI Kota Tangerang, Selasa (16/6/2020).

Dalam audiensi tersebut, Sachrudin  juga menjelaskan perihal bantuan sosial yang diterima masyarakat terdampak COVID-19.

Menurutnya, Kota Tangerang termasuk daerah terbaik dalam hal validasi data penerima bantuan.

"Refocusing anggaran untuk penanganan COVID-19 di Kota Tangerang totalnya yang terbaru kami laporkan ke kemendagri 209 Miliar, dimana Rp121 miliar diantaranya dianggarkan untuk bantuan sosial Jaring Pengaman Sosial (JPS)," terangnya. 

Namun demikian, untuk masyarakat Kota Tangerang yang terdampak saat ini sudah dapat dibackup oleh bantuan dari pusat dan provinsi sebanyak 177.366 KK. 

Kemudian ada penambahan usulan penerima bantuan yang saat ini sudah masuk sekitar 1.080 KK dan kami kembali membuka pendaftaran bagi yang belum mendapat bantuan dari pusat maupun kota, melalui aplikasi Tangerang LIVE.

"Anggaran bansos JPS Kota itulah yang nantinya untuk membantu masyarakat yang datanya baru masuk," ungkap Sachrudin.

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman menambahkan pihaknya hingga saat ini mulai mengalami defisit anggaran.

Per bulan Mei 2020 saja, pemasukan daerah sekitar Rp205 miliar, sedangkan pengeluaran rutin Rp307 miliar, sehingga ada defisit Rp100 miliar lebih yang dibackup oleh SILPA.

"Mudah-mudahan dibulan Juni ini posisinya bagus dari segi pendapatan sehingga pemerintahan kita terus berjalan dan dapat membantu masyarakat yang belum mendapat bantuan pusat maupun daerah," ucapnya.

Ketua DPD KNPI Kota Tangerang Uis Adi Dermawan mengatakan pihaknya mengapresiasi kinerja Pemkot Tangerang dalam hal penanganan COVID-19 ini.

"Diketahui, tingkat kesembuhan pasien COVID-19 Kota Tangerang tertinggi se-Banten. Untuk bantuan pun sudah terpenuhi oleh Pusat dan Provinsi, walupun yang Provinsi masih terus berjalan," katanya.

Kemudian, menyikapi respon masyarakat perihal bantuan yang bersumber dari APBD Kota Tangerang, bantuan tersebut memang tidak boleh ada duplikasi atau menerima double bantuan.

Bansos JPS Kota Tangerang sangat mungkin dipersiapkan bagi yang sama sekali belum menerima bantuan, apalagi pandemi COVID-19 ini belum dapat diprediksi kapan akan selesai.

"Alasan pemkot memang alami defisit anggaran, tentu kami sangat memahami kondisinya. Dalam kondisi itu saja Pemkot masih terus berupaya membantu warganya melalui lumbung pangan disetiap RW. Ini jelas keberpihakan pemkot terhadap masyatakatnya," tegas Uis.

Untuk itu, Bung Uis, sapaan akrabnya, akan terus mendukung setiap gerak langkah Pemkot Tangerang dalam penanganan COVID-19 termasuk dalam hal penyaluran bantuan ke masyarakat.

"Saya mengajak seluruh elemen untuk sama-sama peduli. Pemerintah terus menjalankan tugasnya dan sudah kewajiban kita mendukung seraya berdoa agar COVID 19 ini segera berakhir," pungkasnya. (RAZ/RAC)

TEKNO
Buruan Daftar, Program NextDev ke-12 Cari Inovasi AI Solusi Isu Sosial dan Lingkungan

Buruan Daftar, Program NextDev ke-12 Cari Inovasi AI Solusi Isu Sosial dan Lingkungan

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:38

Di tengah tantangan penurunan pendanaan perusahaan rintisan (startup) di Indonesia yang tercatat merosot hingga 94,8 persen sepanjang rentang 2021–2025, Telkomsel kembali menghadirkan angin segar bagi para pengembang teknologi nasional.

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill