Connect With Us

Tantangan KPU Tangsel Gelar Pilkada di Tengah Pandemi COVID-19

Rachman Deniansyah | Selasa, 16 Juni 2020 | 20:21

Komisioner KPU Kota Tangerang Selatan Achmad Mudjahid Zein. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan kembali melanjutkan tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang sempat tertunda sejak wabah COVID-19 mulai melanda di wilayah Indonesia.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020, Pilkada yang akan digelar secara serentak di sejumlah daerah, ditetapkan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang.

Komisioner KPU Kota Tangsel Achmad Mudjahid Zein mengatakan, KPU Tangsel juga sudah mulai menjalankan tahapan Pilkada sejak 15 Juni 2020 kemarin.

"Sebagai agenda pertama, kemarin kita telah melantik sebanyak 162 PPS (Panitia Pemungutan Suara) di setiap kecamatan," ujar Mudjahid saat dihubungi, Selasa (16/6/2020).

Untuk selanjutnya, KPU Tangsel akan melanjutkan tahapan Pilkada dengan berpedoman pada Peraturan KPU (PKPU) Nomor 5 Tahun 2020 yang baru diterbitkan pada 12 Juni 2020 lalu.

Sesuai dengan peraturan tersebut, seluruh tahapan Pilkada lanjutan harus dilksanakan sesuai dengan protokol kesehatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). 

Sebab, pelaksanaan Pilkada yang digelar di tengah masa Pandemi COVID-19 ini harus berasaskan dengan kesehatan dan keselamatan. 

"Sebetulnya sih normal saja tahapan yang akan kami kerjakan, hanya saja ditambah prosedur COVID-19. Sedangkan PKPU yang mengatur teknis tahapan dengan prosedur COVID-19, belum keluar," tuturnya.

Dengan demikian, maka terdapat sejumlah tahapan yang nantinya akan sedikit berbeda dengan tahapan Pilkada secara normal.

Mudjahid mengungkapan, perbedaan itu pun menjadi tantangan tersendiri bagi KPU Tangsel.

"Kita terbiasa untuk melaksanakan Pemilu maupun Pilkada dengan situasi normal. Namun sekarang kondisinya sedang berada di tengah pandemi COVID-19. Ini tentu menjadi hal yang baru dilaksanakan oleh kami. Jadi sebelumnya kami tidak ada pengalaman begitu. Mungkin inilah tantangannya," paparnya. 

"Tentu kami sebagai penyelenggara akan mempedomani protokol COVID-19. Jadi nanti juga akan koordinasi dengan Gugus Tugas. Itu aja sebetulnya," pungkasnya. (RMI/RAC)

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill