Connect With Us

Keponakan Prabowo Subianto Disebut Maju di Pilkada Tangsel

Rachman Deniansyah | Senin, 15 Juni 2020 | 20:19

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kontestasi politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan yang akan dihelat pada 9 Desember 2020 semakin menarik. 

Sejumlah nama bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota dari berbagai latar belakang mulai muncul. Mulai dari anak putri Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Wakil Wali Kota dan Sekretaris Daerah Tangsel yang kini masih menjabat, aktivis, budayawan, dan sebagainya. 

Bahkan terkini, nama keponakan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo juga disebut-sebut akan meramaikan kontestasi Pilkada di kota termuda di Provinsi Banten ini.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Tangsel Yudi Budi Wibowo tidak menepis kabar yang beredar itu. Dia mengatakan, partainya akan mengusung Saraswati yang juga kader partai Gerindra tersebut. 

"Insyaallah, sesuai arahan DPP, kami akan mengusung Bu Sara (Saraswati) untuk Pilkada Tangsel," ujar Yudi kepada TangerangNews, Senin (15/6/2020).

Penetapan Saraswati, kata dia, akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Finalnya nunggu surat keputusan (SK) resmi dari DPP. Insyaallah dalam waktu dekat ini," katanya.

Munculnya sosok Saraswati, membuat DPC Partai Gerindra Kota Tangsel siap bertarung pada kontestasi politik di bulan Desember mendatang. Persiapan mesin politik dan sejumlah strategi pun telah siap dijalankan pada pesta demokrasi Kota Tangsel tersebut.

"Untuk pasangannya, kami sedang komunikasikan intensif dengan teman-teman partai lain," pungkasnya. (RMI/RAC)

KAB. TANGERANG
Pembakar Sampah Liar di Kabupaten Tangerang Bisa Dipenjara 6 Bulan dan Denda Rp50 Juta

Pembakar Sampah Liar di Kabupaten Tangerang Bisa Dipenjara 6 Bulan dan Denda Rp50 Juta

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:27

Pemerintah Kabupaten Tangerang (Pemkab) Tangerang akan menindak tegas pelaku pembakaran sampah liar dengan menjerat hukuman penjara 6 bulan atau denda Rp50 Juta.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill