Connect With Us

Pilkada di Tengah Pandemi, KPU Tangsel Tambah Ratusan TPS

Rachman Deniansyah | Jumat, 5 Juni 2020 | 16:51

Ilustrasi Pilkada. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan melakukan penambahan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan, yang rencananya akan dihelat pada Desember mendatang.

Ketua KPU Kota Tangsel Bambang Dwitoro mengatakan, penambahan sebanyak 384 TPS itu tertuang pada kesepakatan hasil rapat dengar pendapat (RDP) KPU RI dengan Komisi II DPR RI pada Rabu, 3 Juni 2020 lalu. 

"Penambahan TPS tersebut merupakan kebijakan baru yang dikeluarkan akibat imbas wabah virus corona, yang membatasi jumlah orang pada TPS dari 800 orang menjadi 500 orang," ujar Bambang saat dikonfirmasi, Jumat (5/6/2020).

Sehingga pada Pilkada Tangsel mendatang akan ada sebanyak 2.882 TPS.

"KPU Kota Tangsel menyepakati penambahan 384 TPS dari jumlah sebelumnya sebanyak 2.498 unit. Jadi nanti ada sejumlah 2.882 TPS," paparnya.

Kendati terdapat penambahan unit TPS, Bambang mengaku tak ada penambahan anggaran untuk penyelenggaraan Pilkada 2020 Kota Tangsel. 

KPU lebih memilih untuk melakukan efisiensi anggaran yang telah tersedia sebelumnya, sebesar Rp69 miliar.

"Kami upayakan dulu efisiensi yang sudah ada. Mudah-mudahan kami enggak meminta anggaran lagi, karena kita semangatnya harus juga semangat efisien. Karena salah satu prinsip dalam penyelenggaraan Pemilu itu adalah efisien," ujar Bambang.

Ia optimis efisiensi anggaran dalam kontestasi politik ini dapat dilakukan. Sebab, banyak kegiatan yang nantinya akan didesain ulang dengan anggaran yang lebih minim.

Efisiensi tersebut salah satunya mengurangi kegiatan yang mengumpulkan banyak peserta, terlebih pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Kota Tangsel masih diberlakukan.

"Ada beberapa kegiatan yang (desain ulang), misalnya jalan sehat. Jalan sehat itu melibatkan orang banyak, nah sosialisasi-sosialisasi itu kan bisa saja tidak dihilangkan, tapi kami bisa ubah, desain ulang. Misalnya dalam bentuk pemberitahuan saja kita kirim surat ke RT, RW, kan lebih murah," jelasnya.

"Kalau efektifitas di tingkat masyarakatnya dilakukan. Yang kira-kira anggaranya tidak bisa diserap, kami manfaatkan ke penambahan TPS. Itu semangat efisien yang kami pikirkan. Kami sedang coba menyusun perencanaan ulang," pungkasnya. (RMI/RAC)

TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

KAB. TANGERANG
Pabrik Plastik di Cikupa Terbakar Disertai Ledakan, Karyawan Berhamburan

Pabrik Plastik di Cikupa Terbakar Disertai Ledakan, Karyawan Berhamburan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 15:26

Sebuah kebakaran hebat melanda pabrik plastik milik PT Respati Kemasindah yang berlokasi di Jalan Raya Otonom Cikupa, Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Selasa 6 Oktober 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill