Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan
Sabtu, 12 September 2026 | 17:08
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan melakukan penambahan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan, yang rencananya akan dihelat pada Desember mendatang.
Ketua KPU Kota Tangsel Bambang Dwitoro mengatakan, penambahan sebanyak 384 TPS itu tertuang pada kesepakatan hasil rapat dengar pendapat (RDP) KPU RI dengan Komisi II DPR RI pada Rabu, 3 Juni 2020 lalu.
"Penambahan TPS tersebut merupakan kebijakan baru yang dikeluarkan akibat imbas wabah virus corona, yang membatasi jumlah orang pada TPS dari 800 orang menjadi 500 orang," ujar Bambang saat dikonfirmasi, Jumat (5/6/2020).
Sehingga pada Pilkada Tangsel mendatang akan ada sebanyak 2.882 TPS.
"KPU Kota Tangsel menyepakati penambahan 384 TPS dari jumlah sebelumnya sebanyak 2.498 unit. Jadi nanti ada sejumlah 2.882 TPS," paparnya.
Kendati terdapat penambahan unit TPS, Bambang mengaku tak ada penambahan anggaran untuk penyelenggaraan Pilkada 2020 Kota Tangsel.
KPU lebih memilih untuk melakukan efisiensi anggaran yang telah tersedia sebelumnya, sebesar Rp69 miliar.
"Kami upayakan dulu efisiensi yang sudah ada. Mudah-mudahan kami enggak meminta anggaran lagi, karena kita semangatnya harus juga semangat efisien. Karena salah satu prinsip dalam penyelenggaraan Pemilu itu adalah efisien," ujar Bambang.
Ia optimis efisiensi anggaran dalam kontestasi politik ini dapat dilakukan. Sebab, banyak kegiatan yang nantinya akan didesain ulang dengan anggaran yang lebih minim.
Efisiensi tersebut salah satunya mengurangi kegiatan yang mengumpulkan banyak peserta, terlebih pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Kota Tangsel masih diberlakukan.
"Ada beberapa kegiatan yang (desain ulang), misalnya jalan sehat. Jalan sehat itu melibatkan orang banyak, nah sosialisasi-sosialisasi itu kan bisa saja tidak dihilangkan, tapi kami bisa ubah, desain ulang. Misalnya dalam bentuk pemberitahuan saja kita kirim surat ke RT, RW, kan lebih murah," jelasnya.
"Kalau efektifitas di tingkat masyarakatnya dilakukan. Yang kira-kira anggaranya tidak bisa diserap, kami manfaatkan ke penambahan TPS. Itu semangat efisien yang kami pikirkan. Kami sedang coba menyusun perencanaan ulang," pungkasnya. (RMI/RAC)
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews