Connect With Us

Kisah Gotong Royong Tetangga Merawat Keluarga Pasien COVID-19 Tangsel

Rachman Deniansyah | Jumat, 12 Juni 2020 | 20:53

Jimmy dan keluarga saat menerima surat pernyataan sehat dan bebas COVID-19, yang diserahkan oleh Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, Jumat (12/6/2020). (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Jimmy Sapoetra, warga Tangerang Selatan kedua yang ditetapkan menderita COVID-19, kini telah sembuh dan dinyatakn negatif.

Bertempat di kediamannya, Regency Melati Mas, Serpong Utara, Tangsel, Jimmy dan keluarga mendapat surat pernyataan sehat dan bebas COVID-19 dari Pemerintah Kota Tangsel, yang diserahkan oleh Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie.

Selama menjalani perawatan, Jimmy yang mendapat penanganan medis di salah satu rumah sakit rujukan COVID-19, harus meninggalkan keluarganya di rumah.

Sedangkan, sang istri beserta tiga anaknya, harus menjalani karantina mandiri di kediamannya lantaran berstatus sebagai orang dalam pemantauan (ODP).

Jimmy menuturkan, meski harus meninggalkan keluarganya, ia tetap merasa tenang dengan keadaan keluarganya. Sebab banyak tetangga dan kerabatnya yang membantu keluarganya itu selama masa karantina mandiri.

"Warga di sini bantu saya mengirimkan bahan pangan, sabun, dan lainnya, karena istri dan anak- anak saya tidak boleh keluar rumah. Selain itu, tetangga dan jemaah di tempat gereja saya, juga ikut membantu mengirimkan makanan, vitamin dan buah- buahan," ungkap Jimmy, Jumat (12/6/2020).

Sedangkan sang istri, Rosdiana merasa bersyukur atas bantuan yang datang silih berganti. Ia tak kesulitan memenuhi kebutuhan keluarga, meski hanya berdiam diri di rumah.

"Saya disuplai kebutuhan sehari-hari mulai dari sabun mandi, detergen, sikat gigi, lengkap deh. Ada juga yang kasih makanan matang ke rumah buat saya dan anak-anak. Puji syukur, warga sini peduli sama keluarga saya," tuturnya.

Sementara itu, usai menyerahkan surat pernyataan sehat, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie memberikan apresiasi yang besar kepada warga Serpong Utara yang telah sangat peduli terhadap keluarga penderita COVID-19 di wilayahnya ini.

"Saya kira ini contoh disiplin yang bagus buat masyarakat. Apa yang dilakukan Pak Jimmy dengan keluarga, salah satu contoh disiplin yang bagus buat memerangi COVID-19 di Tangsel. Warga tidak perlu khawatir, aktivitas sudah seperti biasa, protokol kesehatan kita jalankan seperti biasa, pakai masker dan cuci tangan," singkatnya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

TEKNO
Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05

Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill