Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan
Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TANGERANGNEWS.com- Pelatih Persita Tangerang Luis Edmundo Duran mengungkapkan alasan dibalik kalahnya skuad Pendekar Cisadane saat menghadapi tim tuan rumah, Barito Putera dalam pekan pertama BRI Liga 1 musim 2023/2024 di Stadion Demang Lehman, Banjarmasin, Minggu, 2 Juli 2023, lalu.
Menurut Luis, ritme permainan Persita Tangerang dalam laga tersebut tampak terburu-buru yang berakibat pada pengambilan keputusan tidak tepat antara ingin bermain agresif atau bertahan.
"Pertandingan tidak berjalan seperti yang kita rencanakan. Jadi di menit-menit pertama kita membuat kesalahan, dimana kita ingin bermain menyerang. Namun kita terlalu terburu-buru, seperti tak sabar ingin memulai kompetisi," ujar Luis dalam sesi jumpa pers.
Akibatnya, skuad Laskar Antasari lebih dulu mencatatkan skor di babak pertama pada menit ke-13 lewat Gustavo Tocantis, kemudian keunggulan dipertegas oleh tendangan keras Rizky Pora pada menit ke-25.
"Jadi di pertandingan pertama pasti akan seperti itu, banyak keputusan yang salah. Dan dari situ Barito bisa mencetak dua gol, dimana itu terjadi karena kesalahan kita secara individu. Dan itu membuat kami sulit di pertandingan," ungkapnya.
Kendati demikian, pelatih asal Chile itu menilai Persita mulai kembali ke jalurnya usai memasuki babak kedua lewat sejumlah peluang yang diciptakan meski belum berhasil membuahkan gol.
"Kita memiliki sejumlah peluang, ada sekitar empat atau lima peluang emas yang tak bisa kita manfaatkan," katany.
Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan, Barito Putera mampu menahan gempuran Persita sehingga skor tetap bertahan 2-0.
Selanjutnya, Persita akan menghadapi PSIS Semarang di pekan kedua BRI Liga 1 2023/2024, Sabtu, 8 Juli 2023, mendatang di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang.
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TODAY TAGSejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) sampah Rawa Kucing, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang kini dilengkapi fasilitas pencucian truk sampah (truck wash).
Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews