Connect With Us

Cetak Rekor Nasional, Rajiah Salsabillah Sumbangkan Medali Emas untuk Banten di PON XXI Aceh-Sumut 

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 12 September 2024 | 07:49

Atlet panjat tebing Rajiah Salsabillah mencatatkan waktu 6,22 detik mengalahkan Desak Made Rita Kusuma Dewi dari Bali di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, pada Rabu, 11 September 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Atlet Panjat Tebing putri asal Kota Tangerang kontingen Banten, Rajiah Salsabillah mencatatkan rekor nasional dalam nomor speed perorangan putri dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut.

"Alhamdulillah saya berhasil meraih medali emas dan memecahkan rekor nasional PON," ucap atlet yang juga berlaga di Olimpiade Paris 2024.

Tercatat, Rajiah berhasil mencapai waktu 6,22 detik mengalahkan Desak Made Rita Kusuma Dewi dari Bali di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, pada Rabu, 11 September 2024.

Atas prestasinya itu, Rajiah mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah ikut mendukung dan mendoakannya.

Ia juga meminta agar masyarakat Banten khususnya untuk turut mendukung para atlet yang tengah berlaga agar meraih hasil maksimal untuk Banten dalam PON XXI Aceh-Sumut.

"Terus dukung dan doakan tim panjat tebing lainnya dan juga cabor-cabor lainnya agar berhasil meraih medali emas untuk Banten," ucapnya.

Selanjutnya, Rajiah menyebut dirinya akan terus berlatih dengan target mengibarkan bendera Merah Putih di ajang-ajang internasional.

NASIONAL
Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:35

Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.

OPINI
Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Rabu, 7 Januari 2026 | 19:00

enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill