ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo
Jumat, 4 September 2026 | 12:17
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TANGERANGNEWS.com- Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Tangerang Tengku Iwan mengajak masyarakat menyatukan dukungan kepada Rajiah Salsabillah, salah satu atlet terbaik Kota Tangerang.
Billah, sapaan akrab Rajiah Salsabillah, digdang-gadang berpeluang untuk meraih medali di Olimpiade Panjat Tebing Paris 2024.
Dia dijadwalkan bertanding dalam 8 Besar pada Rabu, 7 Agustus 2024.
Tengku Iwan berharap, prestasi Billah dapat memotivasi para atlet junior di program Kota Tangerang untuk terus berprestasi.
"Insyaallah, dengan segenap kemampuan yang kami miliki dalam hal ini atlet, pelatih dan sarana latihan yang memadai serta dukungan dari Pemerintah Kota Tangerang dan juga masyarakat, kami FPTI Kota Tangerang akan terus mencetak atlet-atlet panjat tebing yang berprestasi baik di kancah nasional maupun internasional," ujarnya.
Menurutnya, pencapaian Billah merupakan hasil dari kerja keras dan latihan yang intens, serta pengalaman bertanding di berbagai kompetisi. Sebab, prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama bangsa, tetapi juga menjadi bukti ketangguhan dan semangat juang yang luar biasa.
"Mari kita dukung Salsabillah dan para atlet Indonesia lainnya yang tengah bertanding di Olimpiade Paris 2024," tutupnya.
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TODAY TAGCalon pengantin yang sedang mencari tempat dan vendor pernikahan bisa datang ke Vega Hotel Gading Serpong.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews