Belajar Bikin Pot Bunga Bernilai Jual, Workshop PLN Banten Buka Peluang Usaha Baru bagi UMKM Muda
Senin, 29 Juni 2026 | 08:10
Pot bunga yang selama ini identik sebagai pelengkap dekorasi rumah ternyata dapat menjadi produk kreatif bernilai ekonomi.
TANGERANGNEWS.com-Atlet panjat tebing Indonesia asal Kota Tangerang Rajiah Salsabillah ditumbangkan dalam perebutan medali perunggu Olimpiade Paris 2024.
Laga berlangsung di Le Bourget Climbing Venue, Paris, pada Rabu, 7 Agustus 2024, sore, waktu setempat.
Dalam laga itu, Rajiah berhadapan dengan Emma Hunt dari Amerika Serikat. Rajiah tampil gemilang dengan mencatatkan waktu 6,54 detik, ini merupakan catatan terbaik dalam kariernya.
Sementara Emma Hunt, yang diunggulkan di posisi ketiga, terpeleset di tengah jalur dan mencatatkan waktu 7,98 detik, sehingga Rajiah berhasil melaju ke semifinal seperti dilansir dari INews.
Di semifinal, Rajiah berhadapan dengan Deng atlet asal Cina. Meskipun Rajiah berhasil memperbaiki rekornya menjadi 6,41 detik, Deng masih terlalu tangguh dan berhasil mengalahkannya dengan catatan waktu 6,38 detik, sehingga Rajiah gagal melaju ke final.
Rajiah kemudian bertanding di small final untuk memperebutkan medali perunggu melawan Aleksandra Kalucka dari Polandia. Sayangnya, Rajiah terpeleset di tengah lintasan, sehingga ia finis di belakang lawannya dan gagal meraih medali.

Atas hasil ini, Pengurus Harian Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Tangerang Arsani Maidi memohon maaf perwakilan Kota Tangerang belum bisa membawa pulang medali ke Tanah Air.
"Mohon maaf Rajiah Sallsabillah gagal merebut medali pada Olimpiada Paris 2024 kalah dengan Atlet Polandia pada babak perebutan medali perunggu," ujar Arsani.
Meski demikian, Arsani merasa bangga atas perjuangan dan usaha keras yang sudah dilakukan Rajiah untuk mengharumkan nama bangsa.
"Kami tetap bangga dengan Rajiah Sallsabillah, terimakasih atas perjuanganya untuk menjaga asa Merah Putih," tukasnya.
Pot bunga yang selama ini identik sebagai pelengkap dekorasi rumah ternyata dapat menjadi produk kreatif bernilai ekonomi.
TODAY TAGDemo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang dari UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Ciledug mengevakuasi sebuah benda logam berbentuk bulat yang tersangkut di jari telunjuk seorang balita pada Sabtu, 27 Juni 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews