Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel
Jumat, 4 September 2026 | 22:14
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TANGERANGNEWS.com- Persikota Tangerang merayakan hari jadinya yang ke-30 pada 11 Oktober 2024. Klub sepak bola berjuluk "Bayi Ajaib" kebanggaan Kota Tangerang ini telah mencatat berbagai pencapaian di kancah sepak bola nasional sejak didirikan pada 1994 silam.
Sekretaris Persikota Tangerang Rezi Riyanto, mengatakan, klub ini telah mengguncang dunia sepak bola Indonesia selama tiga dekade terakhir.
Dikatakan Rezi, Persikota menjadi tim pertama di Indonesia yang berhasil meraih gelar juara berturut-turut di dua level kompetisi berbeda.
"Persikota Tangerang diresmikan seiring dengan Kongres PSSI pada akhir tahun 1995, tim kebanggaan masyarakat Kota Tangerang ini langsung tancap gas dengan prestasi yang luar biasa selama tiga dekade berjalan," ujar Rezi pada Jumat, 11 Oktober 2024.
Namun, perjalanan Persikota Tangerang tidak selalu mulus. Klub ini sempat mengalami masa sulit dengan kevakuman yang berlangsung dari 2012 hingga 2016. Bahkan, harus terdegradasi ke Liga 3, level kompetisi terendah di Indonesia.
Kendati demikian, Persikota Tangerang perlahan-lahan kembali melenggang dan saat ini tengah berjuang untuk bersaing di Liga 2 Pegadaian.
Berikut adalah sejumlah prestasi yang telah diraih Persikota Tangerang sepanjang perjalanannya (1994-2024).
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TODAY TAGSetelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
Erupsi Gunung Sinabung di Sumatera Utara berdampak pada operasional penerbangan rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) - Bandara Internasional Kualanamu, maupun sebaliknya, Rabu 2 September 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews