Connect With Us

'Tolong ke Gang Jambu deket Pom Bensin Gue Dibegal'

Agung ceria | Kamis, 26 Februari 2015 | 17:28

Status BBM Sri Astriani (Agung Ceria / TangerangNews)

 

TANGSEL-Sri Astriani,20, korban begal motor di Pondok Aren, Kota Tangsel sempat menulis pesan pada status BBM-nya setelah terbebas dari pelaku begal. "Saya sempet bikin PM (personal message), pas lagi ditolong warga," ujar Astri. Status yang ditulis Sri “Tolong ke gang Jambu deket pom bensin gue dibegal”.

 

Akibat status itu, teman-teman Sri yang membacanya mencoba mengkonfirmasi. “Demi Apaa Lu?” tulis Ray Ananda Alfian teman Srii. 

Sri menceritakan, dirinya masing ingat sekali peristiwa yang terjadi pada Selasa (24/02) dini hari lalu. Karenanya, dia mengaku masih trauma sampai saat ini. “Saya saat itu bernia untuk membeli nasi goreng di Bintaro Plaza,” kata Sri.

 

Saat Sri melintas di Jalan Bambu, tiba-tiba ada  pengendara motor matic yang memperhatikannya dan dan mandahuluinya. Tak lama kemudian, menyusul pengendara motor matic yang kedua. Yang kedua ini mendekatinya dan menyabetnya dengan samurai.

 

“Motor yang pertama melintasi saya ada ceweknya. Sabetan pertama pelaku sepertinya masih ragu, yang kedua kalinya baru serius dan saya lawan. Itu sebenarnya saya reflek, saya enggak sadar melawan,” katanya.

 Sri mengaku, akibat dari perlawanannya itu dia mengalami tiga luka jahitan ditangannya. Dirinya juga bersama kekasihnya Wahyu Hidayat terjatuh dari motor, termasuk pelaku.

 Disaat yang bersamaan pelaku mencoba mengambil motor Sri yang dibalas dengan teriakan Sri hingga mengundang warga sekitar. Pelaku kemudian mencoba melarikan diri dengan motor pertama yang melintasi Sri.

 

“Yang ada ceweknya itu, dia naik ke motor itu untuk kabur, tetapi saya tidak yakin cewek itu bagian dari komplotan, karena seperti orang pulang kerja pakaiannya,” kata Sri.  

Karena teriakan itu, pelaku berhasil ditangkap. Sedangkan Sri dibantu warga membersihkan luka-luka akibat sabetan pelaku. “Disitu lah saya menilis status,” tukasnya.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

HIBURAN
Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Rabu, 22 April 2026 | 09:06

Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

PROPERTI
Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Rabu, 22 April 2026 | 16:50

Salah satu kota mandiri di Tangerang, Paramount Petals dibangun dengan perencanaan matang di berbagai aspek, mulai dari lingkungan, keberlanjutan, hingga kenyamanan hidup

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill