Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:27
Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.
TANGSEL-Sutina dan Saripudin, warga RT 04/6 No. 36 Jalan Inpres 5, Larangan utara, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang pada Kamis (26/2) sore hari mendatangi kamar mayat RSUD Kabupaten Tangerang.
Keduanya yakin, mayat yang menjadi pelaku pembegalan motor di Pondok Aren, Kota Tangsel pada Selasa (24/2) lalu itu adalah Hedriansyah anaknya. Kenyakinan tersebut didasari setelah keduanya melihat langsung mayat pria muda yang dibakar hidup-hidup oleh massa itu.
Ketika melihat jenazah saat dimandikan, keduanya tak kuasa menahan tangis. Apalagi saat mereka melihat luka disekujur tubuh pria yang dikenali anak keempat dari lima bersaudara itu. Setelah melihat, Sutina dan Saripudin langsung berdoa. Keduanya pun langsung untuk mengurus kepulangan jenazah.
“Saya sangat yakin dia anak saya, usianya 22 tahun. Saya mengenali mayatnya dari media massa, ada tato-nya juga,” ujar Sutina.
Pihak keluarga juga tidak tahu harus menuntut siapa atas peristiwa yang terjadi kepada anaknya itu. Dirinya mengaku sudah tidak berdaya.
Hendriansyah diakui Sutina adalah anak dari dirinya dengan Saripudin yang akhirnya menjadi korban broken home. Sebab, Sutinah dengan Saripudin sudah berpisah cerai. “Selama ini dia enggak pernah diurusin sama bapaknya. Anak ini kadang tidur di rumah saya, kadang di rumah neneknya, jadi bapaknya enggak perhatian,” tutur Sutina.
Sementara Saripudin mengatakan, dia yakin yang dibakar memang anaknya. Karena dia mengenali rambutnya dan tatonya. “Saya rencananya akan makamkan pada malam ini di dekat rumah,” terangnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren IPTU Agung Aji membenarkan sudah ada yang mengenali pelaku begal yang tewas ditangan massa. “Ya, benar sudah dijemput ibunya, saat ini anggota fokus mencari pelaku lainnya,” ujarnya.
Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.
TODAY TAGTiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews