Connect With Us

Bahaya! BPOM Gerebek Ribuan Jamu Mengandung Bahan Kimia di Serpong

Denny Bagus Irawan | Kamis, 7 Mei 2015 | 17:28

Jamu-jamu yang dktemukan mengandung bahan kimia berbahaya di Serpong. (Dira Derby / TangerangNews)

TANGSEL-Penyidik dari Badan Pengawas Obat dan Makanan pusat berhasil menggerebek sebuah ruko yang menyimpan jamu mengandung bahan kimia berbahaya di Golden Boulevard BSD Blok G2 No.33 Serpong, Kelurahan Lengkong Karya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangsel, Kamis (7/5).

Hasilnya, 7.000 jamu ilegal dari berbagai merk, madu klanceng, jamu tradisional jawa ayu, obat herbal pegel linu dan asam urang, serta jamu gali stamina pria, bahkan jamu mahkota dewa berhasil ditemukan, di dalam ruko tersebut.


Penggerebekan terhadap sebuah gudang penyimpanan jamu dan obat ilegal itu dipimpin  langsung  Hendri Siswandi, Kepala Pusat Penyidik BPOM. "BPOM melakukan penggerebekan gudang jamu dan obat ilegal ini didasari temuan-temuan di lapangan serta toko-toko jamu dimana cukup banyak jamu dan obat ilegal yang tidak terdaftar resmi di BPOM," katanya.

Hasil informasi tersebut, menurut Hendri, kemudian dilakukan penelusuran asal jamu dan didapati gudang yang digunakan sebagai tempat penyimpanan jamu ilegal itu adalah di Serpong.


"Obat-obatan dan jamu ilegal ini sangat berbahaya jika dikonsumsi dan digunakan oleh masyarakat, karena mengandung bahan kimia serta obat berbahaya, bukan bahan herbal seperti yang tertulis dikemasan jamu ilegal ini. Bahan kimia dan obat tidak boleh dikonsumsi langsung oleh masyarakat sehingga bisa dikatakan bahwa jamu ilegal ini berbahaya," tuturnya.


MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

NASIONAL
BRIN Perkirakan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret, Ini Penjelasannya

BRIN Perkirakan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret, Ini Penjelasannya

Selasa, 10 Maret 2026 | 08:46

Peneliti Pusat Riset Antariksa dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, memperkirakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah berpotensi jatuh pada 21 Maret 2026

TEKNO
Trafik Data Jakarta-Banten Bakal Tembus 6,38 Petabyte saat Lebaran, Telkomsel Perkuat Jaringan di Jalur Mudik

Trafik Data Jakarta-Banten Bakal Tembus 6,38 Petabyte saat Lebaran, Telkomsel Perkuat Jaringan di Jalur Mudik

Jumat, 6 Maret 2026 | 22:52

Telkomsel Regional Jakarta dan Banten bersiap menghadapi lonjakan trafik komunikasi yang masif pada momen Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026. Diproyeksikan puncak payload akan menembus angka fantastis 6,38 Petabyte (PB), meningkat sekitar 3,30%

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill