Simak Cara Memberikan Dukungan Psikologi Awal untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Kamis, 18 Juni 2026 | 16:48
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANGNews.com-Karena tak mampu beli bensin, warga di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kabupetan Tangerang sampai menggadai kartu identitas sampai surat penting kendaraan.
Hal itu dijelaskan oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Natalia Kurniawati , Selasa (22/11/2016) siang kepada wartawan. "Ini sudah lama, warga sampai menggadaikan KTP, SIM, STNK, sampai ponsel kepada petugas SPBU," ujarnya.
Lokasi SPBU yang ditemukan YLKI yakni di SPBU Jalan Raya Binong di Kabupaten Tangerang dan SPBU di Jalan Raya Ciater untuk di Kota Tangsel .
Dari temuan Natalia, warga yang menggadaikan surat dan ponselnya itu sengaja meminta petugas SPBU untuk mengisi bahan bakar ke kendaraan mereka terlebih dahulu.
"Setelah bahan bakar di kendaraannya terisi penuh, baru warga tersebut mengaku tidak memiliki uang dan berniat menggadaikan kartu identitas, surat kendaraan, serta ponselnya," ujarnya.
Petugas SPBU itu pun mengaku kapok kalau terus terjadi seperti itu. Untuk mengantisipasinya, petugas SPBU di daerah pinggiran ini meminta uang terlebih dahulu baru kemudian mengisi bahan bakar. "Antisipasinya bayar dulu, baru diisi," tuturnya.
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TODAY TAGBadan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten (Pemkab) Tangerang mencatat, sepanjang tahun 2026 ada sebanyak 12 aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya melakukan pelanggaran disiplin dan etika.
Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews