Connect With Us

Pemandu Lagu di Karaoke CC BSD Tewas setelah Diboking Anggota Polri

Yudi Adiyatna | Jumat, 22 September 2017 | 20:00

Tampak bagian depan lokasi Karaoke CC di Serpong, BSD, Kota Tangsel tempat Echi bekerja. (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pemandu lagu di Karaoke CC yang berlokasi di Ruko Boulevard BSD City, Serpong , Tangsel  bernama samaran Echi tewas setelah diduga meminum minuman keras yang disodorkan oleh salah seorang tamu. Kebetulan tamu tersebut diduga merupakan anggota kepolisian.  Informasi beredar, korban tewas setelah dipaksa minum minuman keras.

Hal itu dibenarkan oleh Ipung manager karaoke tersebut saat dihubungi TangerangNews.com. Ipung membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi. Namun dia menyatakan, Echi tewas Karena dia memaksakan masuk meski dalam keadaan sakit. BACA JUGA : Sarang Prostitusi, Satpol PP Segel Tempat Pijat di Ruko BSD

“Jadi dia informasinya sakit, tetapi masuk (kerja). Dia butuh uang, sehingga dia masuk kerja. Padahal dia sedang menderita sakit lambung yang sudah akut,” terang Ipung.

Karaoke CC.

                                         Karaoke CC.

Informasi yang berhasil dihimpun TangerangNews.com  menyebutkan, setelah Echi melayani tamu tersebut pada Kamis (21/9/2017) dinihari. Echi dalam kondisi sudah tidak sadarkan diri. BACA JUGA : Polres Tangsel Bantah Echi Diboking Polisi

Dia pun pulang digotong oleh temannya ketempat kosnya. Namun Echi semakin tidak sadarkan diri. Sampai akhirnya, Echi dibawa ke Rumah Sakit Medika BSD. Sesampai di RS Echi  dinyatakan sudah tewas.



Sementara itu Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho membenarkan peristiwa tersebut. BACA JUGA : Mengapa Geliat Prostitusi di Tangsel Lebih Asik ?

"Kita sedang melakukan penyelidikan. Korban meninggalnya di Rumah Sakit Medika sekira pukul 16.00. Sebab kematian nanti kita segera mintakan keterangan dokter, " ungkap Alexander.

Ditanya siapa anggota polisi yang memberikan minuman keras hingga Echi tewas, , Alexander mengaku belum mendapatkan keterangan mengenai hal tersebut. "Keterangan itu belum kita dapatkan, semua masih proses penyelidikan,” tuturnya. (DBI)

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

KAB. TANGERANG
Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:28

Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Tangerang mengamankan 13 warga negara (WN) Tiongkok karena diduga kuat melakukan penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill