Connect With Us

Keren, Warga Tangsel Raih Penghargaan Internasional Sejajar Kofi Annan

Yudi Adiyatna | Selasa, 24 Oktober 2017 | 17:00

Titi Anggraini warga Pamulang, Tangsel raih penghargaan The Democracy Ambassadors International Institute for Democracy and Electoral Assistance (IDEA) yang berbasis di Stockholm, Swedia. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Direktur eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini yang juga merupakan warga Pamulang ,Tangerang Selatan berhasil terpilih menjadi The Democracy Ambassadors International Institute for Democracy and Electoral Assistance (IDEA) yang berbasis di Stockholm, Swedia.

Perempuan yang akrab dipanggil Titi ini terpilih bersama Kofi Annan, mantan Sekjen Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) serta beberapa figur terkemuka dunia lainnya seperti Sergio Bitar (Former Chilean Politician, International IDEA Board of Advisers), Gareth Evans (Chancellor of the Australian National University and former Australian Foreign Minister).

“Ini sungguh merupakan kehormatan bagi saya sebagai pegiat pemilu dan demokrasi. Lebih dari itu, amanah ini merupakan bagian dari pengakuan dunia atas perjalanan demokrasi Indonesia,” kata Titi dalam keterangannya kepada TangerangNews.com , Selasa (24/10/2017).

Perempuan kelahiran Palembang, 38 tahun silam ini berharap capain ini bisa menjadikan motivasi publik Indonesia untuk terus menguatkan demokrasi. "Semoga secara prosedural demokrasi Indonesia berjalan dengan tata kelola yang baik serta secara substansial mampu mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat," ungkap Titi.

The Democracy Ambassadors sendiri dipublikasikan melalui situs resmi International IDEA dengan tautan: https://www.idea.int/news-media/news/ambassadors appointed champion study global state democracy

Berdasarkan sumber itu, International IDEA telah menunjuk The Democracy Ambassadors menjelang publikasi Global State of Democracy (GSD). November 2017 menjadi waktu publikasi GSD.

International IDEA berpandangan, dalam 40 tahun terakhir, demokrasi tingkat global mengalami kemajuan luar biasa. Sayangnya, kemajuan malah melambat saat tantangan kritis muncul. Untuk berkontribusi pada upaya global melindungi demokrasi, International IDEA telah mengembangkan publikasi GSD.

The Democracy Ambassadors telah ditugaskan menyoroti tantangan dan perkembangan demokrasi dalam publikasi. Para duta pun akan bergabung dengan seruan International IDEA untuk mendukung dan melindungi demokrasi.(RAZ/HRU)

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

HIBURAN
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kawasan Pintu Air 10, Jadi Tempat Syuting Film Teranyar Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok

Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kawasan Pintu Air 10, Jadi Tempat Syuting Film Teranyar Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok

Kamis, 29 Januari 2026 | 07:43

Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota menerapkan rekayasa lalu lintas selama beberapa hari ke depan seiring dengan penggunaan lokasi tersebut sebagai salah satu titik syuting film internasional terbaru yang dibintangi Lisa BLACKPINK

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill