Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi
Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TANGERANGNEWS.com-Tewasnya Siti Nurhayati, 22, di rumahnya di Perumahan Amarapura Blok F2 No 18, RT 002/RW 05, Kademangan, Setu, Tangsel menyisakan luka mendalam bagi para kerabat dan tetangga korban.
Korban dikenal memiliki pribadi yang baik dan ramah di lingkungan yang sudah lama ditinggali berdua dengan adiknya tersebut.
"Dia tinggal di sini sudah sejak SMP, anaknya baik banget dan sopan, dia tinggal berdua dengan adik angkatnya, sedangkan ibu angkatnya tinggal di daerah Jawa Tengah," kata Eva Cahyanti, 34, tetangga korban, Senin (4/12/2017).
Menurut wanita berjilbab yang rumahnya persis bersebelahan dengan tempat kejadian perkara, sebelumnya Siti sempat berbelanja di rumahnya yang sekaligus warung kelontong tersebut, namun tak disangka malam harinya Siti sudah tewas bersimbah darah.
BACA JUGA: Identitasnya Diketahui, Polisi Buru Pelaku Pembunuh Kekasih di Tangsel
"Kaget banget, sekitar jam 23.00 WIB, adik angkatnya teriak dateng kerumah saya, lalu saya cek kedalam tapi ngga melihat apa-apa, saya panggil tetangga lain untuk memastikan, ternyata Siti sudah tidak bernyawa," ujarnya.
Eva juga mengatakan bahwa tidak ada yang mengtahui siapa pelakunya, menurut adik angkatnya, ada pacar dari Siti yang datang bersama seorang rekannya.
"Saya dengar ada yang buka pagar rumahnya dia, lalu ada motor keluar dari dalam rumah ngebut, ngga lama adik angkatnya itu teriak dan datamg ke rumah saya," imbuhnya.
Sepengetahuan Eva, Siti saat ini bekerja di kantor notaris di wilayah Gading Serpong "Engga tau nama kantornya, setahu saya dia kerja di kantor notaris di daerah Gading Serpong," ujar Eva.(RAZ/RGI)
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TODAY TAGBencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews