Connect With Us

Rusunami 1.500 Kamar akan Dibangun di Stasiun Rawa Buntu

Yudi Adiyatna | Rabu, 10 Januari 2018 | 18:30

Kegiatan Konsultasi Publik Pembangunan Rusunami di Kelurahan Rawa Buntu, Kota Tangerang Selatan, Rabu (10/1/2018). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)


TANGERANGNEWS.com-Perum Perumnas sedang menyiapkan pembangunan 1.500 kamar Rusunami di sekitar Stasiun Rawabuntu, Serpong, Kota Tangsel.

Pembangunan Rusunami tersebut sendiri nantinya akan dibangun diatas lahan milik PT KAI yang terletak di wilayah Kelurahan Rawabuntu dan Kelurahan Cilenggang, Serpong.

“Saat ini  masuk  ke dalam tahap pengumpulan data untuk mengajukan izin Analisis dampak lingkungan,”ujar Manajer Proyek Pembangunan Rusunami Rawabuntu dari Perum Perumnas, Afandi, Rabu (10/1/2018).

Dia mengatakan, proses pembangunan Rusunami yang rencananya akan terdiri dari tiga tower tersebut, akan mulai dilakukan pembangunan pada akhir tahun 2018 ini.

Menurut Afandi mega proyek ini sendiri  merupakan salah satu bagian nawacita Presiden Jokowi yang ingin menyediakan rumah.

Namun berada di tempat-tempat strategis. Salah satunya adalah di sekitar stasiun. Pembangunan Rusunami merupakan kerjsama Perum Perumnas dan PT KAI.

”Saat ini kami sudah masuk ke dalam tahap proses perizinan. Nanti ketika sudah baru ada rincian mengenai desain bangunan, anggaran sampai dengan target pembangunan. Kalau sekarang, kontraktornya saja masih dalam pertimbangan,” kata Afandi.

Pihaknya sendiri juga sedang melakukan pembangunan Rusunami yang sama menggunakan lahan PT KAI di sekitar Stasiun Tanjung Barat dan Stasiun Pondok Cina, Depok.  Dengan rincian berupa  unit studio, one bed room (satu kamar satu ruangan lain) dan yang terakhir two bed room (dua kamar dan satu ruangan lain).

BACA JUGA :

”Kalau yang sudah-sudah seperti yang di Tanjung Barat dan Depok itu tiap unit memiliki harga berbeda. Namun, dipastikan per meternya dihargai berkisar Rp 7 juta. Jadi sekiranya Rp200 jutaan sampai dengan Rp400 jutaan,” ujar Afandi.

Sementara mewakili Pemkot Tangsel Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel, Muhammad Isa mengatakan, pihaknya sedang membuka komunikasi antara Perum Perumnas dan Masyarakat agar proses pembangunan ini bisa berjalan sesuai rencana.

”Saat ini kita sampaikan niat baik Perumnas kepada masyarakat. Ada beberapa masyarakat yang minta agar pembangunan ini tidak mengganggu fasilitas sumberdaya misalnya air, jalan dan lainnya,” tandasnya.(DBI/HRU)

TANGSEL
Situs SPMB Tangsel Sediakan Fitur Pantau Hasil Real-Time untuk Cegah Kecurangan

Situs SPMB Tangsel Sediakan Fitur Pantau Hasil Real-Time untuk Cegah Kecurangan

Jumat, 3 Juli 2026 | 02:43

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) berupaya agar Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berjalan dengan transparan tanpa kecurangan.

KOTA TANGERANG
Tolak Bayar Japrem Rp10 Ribu Per Hari, Pedagang Buah Bentrok dengan Preman di Ciledug, 5 Luka Bacok

Tolak Bayar Japrem Rp10 Ribu Per Hari, Pedagang Buah Bentrok dengan Preman di Ciledug, 5 Luka Bacok

Jumat, 3 Juli 2026 | 01:35

Aksi premanisme berujung bentrokan berdarah terjadi di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pada Rabu 1 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Hal ini dipicu para pedagang buah yang menolak membayar jatah preman

NASIONAL
Purbaya Sebut Pengangguran dan Kemiskinan Menurun Sepanjang 2025

Purbaya Sebut Pengangguran dan Kemiskinan Menurun Sepanjang 2025

Kamis, 2 Juli 2026 | 19:04

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan penurunan tingkat pengangguran menjadi 4,85 persen serta tingkat kemiskinan menjadi 8,25 persen sepanjang 2025.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill