Connect With Us

Lansia yang Sehat Harus Perhatikan Pola Asupan Gizi

Advertorial | Kamis, 19 April 2018 | 14:00

dr Dian Permatasari, Spesialis Gizi Klinik RSUD Tangerang Selatan. (@TangerangNews.com / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Setiap manusia pasti menua. Namun tidak banyak manusia yang telah memasuki masa lanjut usia (lansia) memiliki kondisi tubuh yang sehat dan bugar. Oleh karenanya, jika ingin hidup dengan keadaan sehat, maka lansia perlu memperhatikan asupan gizi dengan serius.

Seseorang yang disebut dengan lansia yakni mereka yang telah berusia di atas 60 tahun. Dan menurut hasil data penelitian bahwa sebanyak 242 subyek penelitian lansia di Semarang, 31 persen mengalami malnutrisi.

Sedangkan penelitian pada 52 orang lansia di dua Pusaka DKI Jakarta Tahun 2011, sebanyak 30,80 persen obesitas dan 15,38 persen kekurangan gizi.

BACA JUGA:


Berbagai tips agar memiliki umur yang panjang dengan tubuh yang sehat pun dijelaskan oleh Spesialis Gizi Klinik RSUD Tangerang Selatan dr Dian Permatasari.

dr Dian mengatakan, pada saat seseorang memasuki masa lansia maka otot, lemak dan jumlah cairan tubuh berkurang. Untuk itu, perlu adanya pola asupan makan yang terukur seperti memilih makanan yang baik dan hidup sehat.

Memerhatikan asupan nutrisi seimbang merupakan bagian penting untuk menjaga kesehatan lansia. Pola makan sehat juga akan menurunkan risiko berbagai komplikasi penyakit seperti penyakit jantung dan diabetes.

”Untuk bisa tetap sehat dan usia panjang, perlu adanya pembatasan asupan makanan. Sebab, usia lansia akan mengalami penurunan napsu makan dan kebutuhan cairan tubuh berkurang,” ujarnya, Selasa (17/4/2018).

dr Dian menuturkan, tak sedikit lansia yang masih mengesampingkan pentingnya asupan gizi. Menurutnya, hal itu dikarenakan adanya berbagai faktor yang mempengaruhi asupan makan dipicu dari penyakit kroniknya.

Lalu, lansia cenderung kurang beraktivitas. Ada juga, penggunaan obat-obatan yang banyak yang dialami penderita jantung dan ginjal. Serta, kondisi lingkungan, ekonomi dan status sosial.

”Tentunya harus diasupi dengan makanan yang baik-baik. Jadi kalau ingin sehat sebenarnya dari masa anak sampai lansia ini mengandung karbohidrat, protein, lemak tapi harus memilih makanannya," tuturnya.



dr Dian menambahkan, untuk lansia harus memegang prinsip pengaturan pola makan yang biasa disingkat 4J yakni Jumlah, Jadwal, Jenis dan Jurus Memasak.

”Konsumsi garam, gula dan minyak wajib dikurangi. Apalagi memiliki penyakit akut, seperti jantung, ginjal dan diabetes,” jelasnya.

dr Dian menyatakan, harus mengatur porsi makan seperti kabohidrat hanya 45-65 persen, lemak 25-35 persen, protein 15-25 persen, vitamin dan mineral 3-5 porsi/hari. Selain itu, jadwal makan juga harus teragendakan, minimal 2-3 jam makan selingan dari jadwal makan utama.

”Lansia, wajib mengkonsumsi makanan yang sehat-sehat dan menjauhi lemak jahat. Mengonsumsi makanan kaya gizi dan nutrisi akan membantu lansia mendapatkan vitamin, mineral, protein, karbohidrat, serta lemak yang mereka butuhkan,” paparnya.(ADV)

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

NASIONAL
IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

Rabu, 5 Agustus 2026 | 14:41

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill