Connect With Us

Pemilu 2019 Rumit, Bawaslu Tangsel Roadshow ke Sekolah

Rachman Deniansyah | Jumat, 1 Maret 2019 | 13:21

Bawaslu Kota Tangerang Selatan menggelar sosialisasi terkait pemilu 2019 di SMAN 12 Tangsel, Jalan Cilenggang I, Serpong, Kota Tangsel, Jum'at (1/3/2019). (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Bawaslu Kota Tangerang Selatan menggelar sosialisasi terkait pemilu  2019 ke kalangan siswa yang menjadi pemilih pemula di SMAN 12 Tangsel, Jalan Cilenggang I, Serpong, Kota Tangsel, Jum'at (1/3/2019).

Kegiatan tersebut diikuti oleh para perwakilan siswa dari beberapa SMA dan SMK yang berasa di sekitar wilayah Tangsel.

Ketua Bawaslu Kota Tangsel Muhamad Acep menjelaskan, kegiatan yang bertajuk 'Bawaslu Go To School' ini, merupakan kali pertama, untuk menyisir kaum milenial yang menjadi pemilih pemula pada Pemilu ini.

"Karena kita juga punya Sahabat Bawaslu dari sekolah. Jumlahnya ada 12 OSIS dari SMA di Tangsel yang telah MoU dengan Bawaslu Tangsel," jelas Acep kepada TangerangNews, Jum'at (1/3/2019).

Bawaslu Kota Tangerang Selatan menggelar sosialisasi terkait pemilu 2019 di SMAN 12 Tangsel, Jalan Cilenggang I, Serpong, Kota Tangsel, Jum'at (1/3/2019).

Acep menilai, bahwa tata cara pemilihan pada pemilu tahun ini amat rumit bagi pemilih pemula, dibanding tahun sebelumnya. Sehingga pihaknya harus turun menosialiasikannya, agar para pemilih pemula ini tidak malas menyalurkan suaranya.

"Pemula itu kan tidak mau ribet, sedangkan pemilu tahun ini ribet. Makanya kita menyisir milenial. Mudah-mudahan keribetan yang ada dipikiran mereka menjadi berubah, kemudian pemilu ini harus menghasilkan demokrasi yang berkeadilan," bebernya. 

Untuk memberikan daya tarik bagi para siswa, Bawaslu Tangsel memiliki cara tersendiri, yakni dengan menyuguhkan konsep yang berbeda. 

"Mereka antusias dan asik lah, sosialisasi pemilu kali ini dengan mengadakan band, kemudian cara penampilan berbeda, kita pakai konsep talkshow," ujarnya. 

Diharapkan, dengan kegiatan ini, kata dia, tentunya dapat meningkatkan partisipasi memillih, serta dapat menjadikan para milenial ini ikut mengawasi pemilu. 

"Yang kita harapkan masyarakat milenial untuk menjadi awas. Ketika ada yang melakukan pelanggaran, mereka berani lapor dan memberikan informasi ke kita," harapnya. 

Selain itu, sosialisasi ini tak hanya sampai di sini. Ada kelanjutan berupa output bagi masyarakat yang memberikan dampak positif bagi pesta demokrasi tahun ini. 

"Tindak lanjut nanti kita roadshow dan mengharapkan milenial ini bikin vlog bagaimana nanti mengajak masyarakat untuk memilih," tukasnya.

Sementara, Wakil Kepala Sekolah SMAN 12 Tangsel Deri Aldina mengatakan, sosialisasi seperti inu amat berguna. Mengingat dalam hal pengawasan pemilu, Bawaslu juga perlu mendapatkan bantuan, salah satunya dari para kaum milenial.

"Kami menyambut baik sosialisasi ini dengan adanya pencerahan dari Bawaslu, bahwa pemilih milenial bisa menentukan pilihannya menurut hati nuraninya yang masih labil. Sehingga pemilu yang adil dapat tercipta," ungkapnya.(RAZ/HRU)

KOTA TANGERANG
Penahanan Bahar bin Smith Ditangguhkan, Alasannya Tulang Punggung Keluarga dan Sudah Minta Maaf

Penahanan Bahar bin Smith Ditangguhkan, Alasannya Tulang Punggung Keluarga dan Sudah Minta Maaf

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:23

Habib Bahar bin Smith akhirnya dipastikan tidak ditahan oleh pihak Kepolisian Resor (Polres) Metro Tangerang Kota, dalam kasus pemukulan anggota Banser.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill