Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Sebelas tiang penyangga kabel di Jalan Sodetan Buaran, Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong, Tangsel, Jumat (23/8/2019) malam ambruk. Pemicunya, kabel yang terpasang semrawut di lokasi tersangkut truk tronton yang melintas.
Seorang warga di lokasi kejadian mengungkapkan, peristiwa terjadi sekitar pukul 22.00 WIB.

"Semalam sekitar pukul 10.00 WIB, posisi saya lagi di dalam rumah. Tiba-tiba ada suara, pas saya keluar tiang sudah pada ambruk," jelas Indra warga yang membuka warung rokok di sekitar lokasi kepada TangerangNews Sabtu (24/8/2019).
Menurut kesaksiannya, tiang itu roboh akibat patah itu karena kabel yang menjuntai semrawut itu tersangkut ke bak truk. Truk itu terus melaju, sehingga kabel tertarik, lalu belasan tiang penyangganya pun roboh.
"Kayaknya sih sopirnya enggak nyadar," imbuhnya.
Baca Juga :
Indra pun merasa terkejut saat melihat sebelas tiang itu roboh. Sebab, selain tiang yang sebagian roboh ke badan jalan, kabel yang akhirnya berantakan ke tanah itu pun masih aktif mengalirkan arus listrik.
"Listrik masih nyala. Saya ngeri kesetrum aja. Untung juga semalam yang di truk enggak kesetrum," katanya.

Pantauan TangerangNews, dari 11 tiang yang patah itu, terdapat 6 tiang yang menghalangi jalan. Sehingga, kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi tak dapat dihindarkan.
Selain itu, kondisi kabel juga banyak yang melintang di badan jalan.
Sampai saat ini, belum diketahui tiang tersebut milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) atau perusahaan telekomunikasi.
Sementara, truk nahas itu sudah tidak ada di lokasi. Menurut informasi, truk itu sudah diamankan pihak yang berwajib.(RMI/HRU)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGBandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang memproyeksikan lonjakan mobilitas masyarakat yang signifikan selama periode libur sekolah tahun 2026.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengarahkan aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews