Warga Kota Tangerang Diimbau Tidak Bakar Sampah saat Kemarau, Diancam Denda Rp50 Juta
Jumat, 10 Juli 2026 | 20:20
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.
TANGERANGNEWS.com-Sebelas tiang penyangga kabel di Jalan Sodetan Buaran, Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong, Tangsel, Jumat (23/8/2019) malam ambruk. Pemicunya, kabel yang terpasang semrawut di lokasi tersangkut truk tronton yang melintas.
Seorang warga di lokasi kejadian mengungkapkan, peristiwa terjadi sekitar pukul 22.00 WIB.

"Semalam sekitar pukul 10.00 WIB, posisi saya lagi di dalam rumah. Tiba-tiba ada suara, pas saya keluar tiang sudah pada ambruk," jelas Indra warga yang membuka warung rokok di sekitar lokasi kepada TangerangNews Sabtu (24/8/2019).
Menurut kesaksiannya, tiang itu roboh akibat patah itu karena kabel yang menjuntai semrawut itu tersangkut ke bak truk. Truk itu terus melaju, sehingga kabel tertarik, lalu belasan tiang penyangganya pun roboh.
"Kayaknya sih sopirnya enggak nyadar," imbuhnya.
Baca Juga :
Indra pun merasa terkejut saat melihat sebelas tiang itu roboh. Sebab, selain tiang yang sebagian roboh ke badan jalan, kabel yang akhirnya berantakan ke tanah itu pun masih aktif mengalirkan arus listrik.
"Listrik masih nyala. Saya ngeri kesetrum aja. Untung juga semalam yang di truk enggak kesetrum," katanya.

Pantauan TangerangNews, dari 11 tiang yang patah itu, terdapat 6 tiang yang menghalangi jalan. Sehingga, kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi tak dapat dihindarkan.
Selain itu, kondisi kabel juga banyak yang melintang di badan jalan.
Sampai saat ini, belum diketahui tiang tersebut milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) atau perusahaan telekomunikasi.
Sementara, truk nahas itu sudah tidak ada di lokasi. Menurut informasi, truk itu sudah diamankan pihak yang berwajib.(RMI/HRU)
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.
TODAY TAGCuaca panas ekstrem yang terjadi wilayah Kota Tangserang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya, mulai mengakibatkan kekeringan.
Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.
Program sekolah gratis pada dasarnya bertujuan meringankan beban masyarakat. Akan tetapi, pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dengan kondisi yang sangat beragam.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews