Connect With Us

94 Mahasiswa Ditahan Polisi, KBM UIN Jakarta Gelar Aksi Solidaritas

Rachman Deniansyah | Kamis, 26 September 2019 | 22:19

Suasana Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta saat menggelar aksi solidaritas di depan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Jakarta, Jalan Ir. H. Juanda, Ciputat, Tangsel, Kamis (26/9/2019). (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar aksi solidaritas di depan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Jakarta, Jalan Ir. H. Juanda, Ciputat, Tangsel, Kamis (26/9/2019).

Aksi itu untuk memberikan dukungan moral bagi rekan seperjuangannya yang ditangkap dan menghilang usai mengikuti demo di Senayan, Selasa (24/9/219) lalu.

Suasana Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta saat menggelar aksi solidaritas di depan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Jakarta, Jalan Ir. H. Juanda, Ciputat, Tangsel, Kamis (26/9/2019).

Koordinator KBM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Mufthi Arif menjelaskan, aksi solidaritas itu diisi dengan pembacaan puisi, salat gaib, dan aksi pengumpulan tanda tangan sebagai bentuk protes terhadap pelemahan KPK.

Suasana Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta saat menggelar aksi solidaritas di depan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Jakarta, Jalan Ir. H. Juanda, Ciputat, Tangsel, Kamis (26/9/2019).

"Ini rasa berkabung kita mendengar teman-teman kita ada sekitar 94 orang yang ditahan di Polda Metro Jaya. Tentunya kami meminta Kapolda Metro Jaya, untuk segera melepas dan membebaskan teman kita yang ditahan," ujar Mufti.

Ia mengatakan, selain itu, KBM UIN juga mengucapkan rasa dukanya atas mahasiswa dan pelajar di daerah lain yang menjadi korban, dan bahkan kehilangan nyawanya saat menyuarakan kehendak rakyat tersebut. 

Baca Juga :

"Kita sebagai sesama pelajar dan sesama mahasiswa bahwa luka mereka luka kita juga, bahwa perjuangan tidak akan berhenti perjuangan kita lanjut sampai 30 September nanti," tegasnya.

Suasana Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta saat menggelar aksi solidaritas di depan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Jakarta, Jalan Ir. H. Juanda, Ciputat, Tangsel, Kamis (26/9/2019).

Ia pun menuntut kepada pihak kepolisian untuk tidak melakukan kekerasan kepada rekan mahasiswa yang ditahan.

"Kami hanya mengevakuasi ketika Polisi itu menembakkan langsung kepada massa aksi kami," pungkasnya.(RMI/HRU)

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

HIBURAN
Rayakan HUT Ke-7, Swiss-Belhotel Serpong Potong Harga Kamar 35 Persen untuk Tamu Pemegang Kartu Loyalitas

Rayakan HUT Ke-7, Swiss-Belhotel Serpong Potong Harga Kamar 35 Persen untuk Tamu Pemegang Kartu Loyalitas

Senin, 20 Juli 2026 | 10:36

Swiss-Belhotel Serpong memperingati hari jadinya yang ketujuh dengan menggelar perayaan bertema “Road to Victory” pada Rabu, 16 Juli 2025, lalu.

KAB. TANGERANG
Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Senin, 20 Juli 2026 | 01:00

Polresta Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan kendaraan setelah menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill