Connect With Us

Usai Demo di Senayan, 2 Mahasiswa UIN Jakarta Tidak Diketahui Keberadaannya

Rachman Deniansyah | Kamis, 26 September 2019 | 20:01

Sultan Rifandi (tengah), Ketua Dema UIN Jakarta. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com- Dua mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta yang mengikuti aksi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019), hingga saat ini belum diketahui keberadaannya.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) UIN Jakarta Sultan Rivandi saat dihubungi melalui sambungan ponselnya. 

Ia mengatakan, semula, terdapat lima orang yang dikabarkan menghilang usai aksi rasa yang berujung bentrok dengan aparat kepolisian tersebut. 

Kelima mahasiswa itu, diantaranya Firman Ihsan Mawardi (FISIP / Ilmu Politik), Dody Kurniawan (FISIP / Sosiologi), Solehudin (FST / Agribisnis), Ijas (FST / Teknik Informatika) dan Ikbal Fadly jurusan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan.

Baca Juga :

Namun, kata Sultan, rekannya atas nama Solehudin dan Ijas sudah kembali ke Ciputat, Rabu (25/9/2019) kemarin.  Firman saat ini sudah diketahui keberadaannya. Sementara Dody dan Ikbal masih belum diketahui keberadaannya. 

"Kalau Firman ada di Polda. Yang dua lagi (Dody dan Ikbal) belum ketahuan," ucap Sultan.

Tak tinggal diam, Sultan langsung mencari dua rekan seperjuangannya itu yang hilang usai menyuarakan aspirasi rakyat di Jakarta. 

"Semalem sudah di cek oleh kawan-kawan, tapi belum dapat hasil," pungkasnya.(RMI/HRU)

TANGSEL
Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 22:54

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memastikan mengawal penanganan medis dan pembiayaan perawatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu 14 Oktober 2026, malam.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill