KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober, Kepolisian Resort (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel) menyiagakan personelnya untuk mencegah massa berangkat ke gedung DPR RI.
Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Tangerang Selatan Kompol Murodih mengatakan, untuk mengantisipasi pergerakkan massa, pihaknya menerjunkan 250 personel.
"Untuk pasukan khusus 150 personel. Kemudian unsur TNI 100 personel," ujar Murodih, Kamis (17/10/2019).
Ratusan personel itu bertugas untuk mencegah keberangkatan massa aksi di wilayah Tangsel, seperti Pamulang dan Ciputat.
BACA JUGA:
"Kami sih mencegah jangan sampai mereka berangkat ke sana (gedung DPR RI)," imbuhnya.
Murodih menjelaskan, saat terjadi pergerakan massa aksi, pihaknya akan memberi pemahaman dan sosialisasi dengan pendekatan persuasif.
"Apabila ada konsentrasi massa kami coba dekati dan menyampaikan (arahan)," tuturnya.
Namun, kata Murodih, jika massa aksi itu tetap bersikukuh berangkat ke gedung DPR RI, maka pihaknya tak segan-segan melakukan tindakan tegas dengan membubarkan massa aksi tersebut.
"Kalau mereka memaksa, kami bubarkan paksa," pungkasnya.(MRI/RGI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPuluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.
Diduga melanggar batas waktu izin tinggal, sebanyak 11 orang warga negara asing (WNA) diamankan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta).
Pembangunan infrastruktur perkotaan sering kali menjadi panggung paling transparan dalam menguji efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Ruang publik dan fasilitas jalan bukan sekadar struktur fisik dari bahan semen dan aspal
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews