Connect With Us

Terjaring Operasi Zebra di Tangsel, Pemotor Ini Bikin Alasan Kocak

Rachman Deniansyah | Rabu, 23 Oktober 2019 | 14:56

Seorang pengendara sepeda motor ingin melarikan diri saat diberhentikan oleh petugas kepolisian. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Hari pertama Operasi Zebra Jaya 2019, Rabu (23/10/2019), banyak pengendara yang seolah terkejut saat ada petugas kepolisian menghadang, untuk memeriksa kelengkapan surat kendaraan.

Pantauan Tangerangnews, saat razia digelar di Jalan Letnan Sutopo, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), banyak pengendara sepeda motor yang kocar-kacir menghindari petugas. 

Bahkan, beberapa pengendara ada pula yang mencoba untuk melarikan diri.

BACA JUGA:

Seperti seorang pria yang menghindari petugas kepolisian lantaran tak menggunakan helm saat berkendara.

Pria yang mengenakan sweater hitam itu sengaja berjalan di sebelah kanan jalan, berharap tak dilihat petugas. Namun, dengan kesiagaan petugas, ia berhasil diberhentikan.

Saat dimintai surat-surat kendaraannya, badannya pun bergetar karena ketakutan. Alhasil, dirinya ditilang lantaran telah melanggar.

"Enggak usah bergetar badannya, Mas. Saya tidak gigit. Tunjukkan saja kelengkapan suratnya," ucap salah satu petugas yang memberhentikannya. 

Selain itu, cerita lain datang dari seorang wanita paruh baya yang tak menggunakan helm.

Saat diperiksa petugas, ternyata ia tak mampu menunjukkan kelengkapan suratnya. Ia justru menjawabnya dengan alasan yang lucu. 

"Helm saya habis dikencingin kucing, gimana pakainya? SIM juga enggak ada, namanya orang tua," ujarnya. 

Meski demikian, petugas tetap menilangnya karena melakukan pelanggaran berlapis.

Masih di lokasi yang sama, Kepala Urusan Bidang Operasi Satlantas Polres Tangsel Iptu Suprayitno menanggapi berbagai hal yang terlontar dari para pelanggar saat dirazia. 

"Itu mah hal biasa, hanya alasan saja. Mungkin dikencingi kucingnya bulan lalu, alasannya baru dipakai sekarang," singkat Suprayitno menanggapi alasan pelanggar tersebut.(RAZ/RGI)

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

KAB. TANGERANG
Citiplaza Kutabumi Ajak Anak Yatim Belanja Sembako dan Buka Puasa Bersama 

Citiplaza Kutabumi Ajak Anak Yatim Belanja Sembako dan Buka Puasa Bersama 

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:04

Dalam rangka menyambut Ramadan 2026, Citiplaza Kutabumi menggelar kegiatan sosial dengan mengajak anak-anak yatim dan piatu berbelanja kebutuhan pokok serta mengikuti buka puasa bersama melalui program Corporate Social Responsibility (CSR)

KOTA TANGERANG
Perumda Tirta Benteng Siapkan Cadangan 14.000 Meter Kubik Air saat Libur Lebaran

Perumda Tirta Benteng Siapkan Cadangan 14.000 Meter Kubik Air saat Libur Lebaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 21:05

Pelanggan air bersih Perumda Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang tidak perlu khawatir saat libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah.

TANGSEL
BPOM dan DPR RI Sidak Pasar di Tangsel, Temukan Kerupuk dan Zat Cina Mengandung Pewarna Tekstil

BPOM dan DPR RI Sidak Pasar di Tangsel, Temukan Kerupuk dan Zat Cina Mengandung Pewarna Tekstil

Rabu, 11 Maret 2026 | 22:00

Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di Pasar Modern BSD, Serpong, pada Rabu 11 Maret 2026, tim gabungan dari Komisi IX DPR RI, BPOM, dan Pemkot Tangsel menemukan sejumlah bahan pangan berbahaya yang masih beredar bebas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill