Connect With Us

Ngeband Bareng Biang Kerok, Siti Nur Azizah Dapat Dukungan Biem Benyamin

Yudi Adiyatna | Kamis, 21 November 2019 | 19:21

Siti Nur Azizah Ma'ruf saat ngeband bareng tokoh Betawi Biem Benyamin. (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Biem Benyamin, tokoh Betawi sekaligus anak dari sang legenda  Benyamin Sueb memberikan dukungannya kepada Siti Nur Azizah Ma'ruf yang akan maju dalam Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) tahun 2020 mendatang. 

Dukungan tersebut disampaikan usai pentolan band Biang Kerok itu mengajak Siti Nur Azizah bernostalgia memainkan tembang khas Betawi yang dipopulerkan sang legenda, Benyamin Sueb. 

Biem Benyamin yang juga pengurus DPP Partai Gerindra ini menilai, Siti Nur Azizah sukses dengan asik menyanyikan lagu milik almarhum ayahnya tersebut. 

Siti Nur Azizah Ma'ruf saat ngeband bareng tokoh Betawi Biem Benyamin.

Adapun lagu yang mereka bawakan diantaranya, Hujan Gerimis, Malam Minggu, Di sini Aje, Abang Pulang, dan lainnya.

"Ya Ibu (Siti Nur Azizah) suaranya emang kan asik ya, bisa lah Ibu. Tapi awal-awal agak belum lepas.  Setelah satu dua lagu, mulai enjoy dia. Sudah bisa mulai menyesuaikan dan lepas," ungkap Biem. 

Selain itu, Biem menilai, interaksi yang dilakukan Siti Nur Azizah di atas panggung pun sangat ciamik. 

Dalam penampilannya itu, sesekali Siti Nur Azizah berbalas kata dengan lawan duetnya dalam bernyanyi, sesekali pula ia pun berinteraksi dengan penonton. Saat itu pula, penonton tertawa dan ikut berinteraksi balik kepadanya. 

"Ibu itu beneran asik. Ibu juga kan orangnya, easy going, enggak jaim. Jadi ya enak aja," imbuh Biem. 

Baca Juga :

Biem yang juga pernah maju sebagai calon independen  wakil Gubernur DKI Jakarta bersama Faisal Basri ini mengaku merasa bangga telah sepanggung dengan Siti Nur Azizah, terlebih menyanyikan tembang yang lekat dengan budaya Betawi itu. 

"Ya iyalah kita senang, bangga, ada yang mau ikut nyanyi lagu betawi.  Terus Ibu mau ikut nyanyi,  latihan," ujar Biem. 

Menurutnya, melestarikan budaya Betawi seperti apa yang dilakukan Siti Nur Azizah sangat penting, khususnya di Tangsel. Sebab, Betawi di Tangsel ini cukup besar. Alangkah lebih baik jika dikembangkan, sehingga Betawi di Tangsel memiliki ciri Khas.

Ia mengatakan, orang yang mau dan mampu menjaga dan melestarikan budaya merupakan orang yang bijak.

"Budaya luar yang bagus ambil, tapi budaya lokal kita jaga, kita lestarikan. Itu kan sangat bijak kalau begitu, ya senang lah senang kita," katanya. 

Hal itulah yang menjadi alasan Biem mendukung Siti Nur Azizah mewujudkan iktikad baiknya, maju di Pilkada Tangsel.

"Iya dong kita dukung. Kita doakan mudah-mudahan ya berhasil dan didukung masyarakat banyak," tuturnya. 

Menurutnya, sosok Siti Nur Azizah merupakan pemimpin yang diinginkan masyarakat. 

"Kalau masyarakat, pastinya sangat senang kalau ada pemimpin daerahnya yang memperhatikan wilayahnya dan budayanya, gitu senang.  Nah mudah-mudahan kita doakan berhasil," pungkasnya.(RMI/HRU)

BANDARA
Cuma Rp3.500, Transjabodetabek Rute Terminal Blok M-Bandara Soetta Beroperasi Pekan Depan

Cuma Rp3.500, Transjabodetabek Rute Terminal Blok M-Bandara Soetta Beroperasi Pekan Depan

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:59

Rute baru Transjabodetabek yang menghubungkan Terminal Blok M-Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) bakal resmi beroperasi pekan depan.

BISNIS
Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Senin, 2 Februari 2026 | 23:00

Kota Tangerang baru saja kedatangan primadona baru di dunia kuliner dan buah tangan. Kopi Tangerang Cap Jembatan Berendeng (CJB) hadir sebagai ikon oleh-oleh yang lahir dari semangat edukasi dan kewirausahaan anak muda.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

NASIONAL
Viral, Bocah SD di NTT Tulis Surat Perpisahan Sebelum Gandir Diduga Gegara Tak Dibelikan Buku dan Pensil

Viral, Bocah SD di NTT Tulis Surat Perpisahan Sebelum Gandir Diduga Gegara Tak Dibelikan Buku dan Pensil

Rabu, 4 Februari 2026 | 10:47

Seorang,m siswa kelas IV sekolah dasar berinisial YBR, 10, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di sebuah pohon cengkih di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, 29 Januari 2026, lalu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill