Connect With Us

Aktivitas Belajar Terhenti, Sekolah Khusus Assalam 01 akan Direlokasi

Rachman Deniansyah | Rabu, 27 November 2019 | 20:23

Bendahara Sekolah Kebutuhan Khusus Assalam 01 Indri Firmandyah saat menunjuk lantai sekolah yang retak akibat pergeseran tanah. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel berencana akan merelokasi Sekolah Khusus Assalam 01 yang berlokasi Jalan Cendana, Serpong, Tangsel.

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menjelaskan, relokasi dilakukan agar kegiatan belajar di sekolah tersebut tak terhenti karena setelah insiden retaknya dinding bangunan, kegiatan belajar diliburkan sejak Jumat (22/11/2019).

"Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan akan mencarikan sekolah sementara untuk Sekolah Khusus Assalam 01 di wilayah Kecamatan Serpong agar kegiatan belajar mengajar tidak berhenti," ujar Benyamin melalui pesan singkat, Rabu (27/11/2019).

BACA JUGA:

Benyamin menerangkan, relokasi itu dilakukan bersama dengan Pemerintah Provinsi Banten, yang bertanggung jawab menaungi sekolah khusus tersebut. 

"Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan untuk merelokasi Sekolah Khusus Assalam 01," terangnya. 

Benyamin menuturkan, agar relokasi berjalan lancar, pihaknya telah melakukan peninjauan melalui Bandan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel. 

Dalam peninjauan itu, kata Benyamin, pihaknya juga melakukan evakuasi pada sekolah tersebut.

"Sementara barang-barang milik Sekolah Khusus Assalam sudah dipindahkan ke UPT Pendidikan Kecamatan Serpong dan Sekolah Khusus Assalam 02 Ciater," tuturnya. 

Pemindahan itu dilakukan, lantaran Sekolah Khusus Assalam 01 mengalami keretakan pada beberapa bagian sekolah, yaitu bagian depan sekolah, ruang musik, kelas dan toilet.

Keretakan pada bangunan sekolah itu semakin parah gempa bumi yang terjadi pada Agustus lalu.(MRI/RGI)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill