Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:46
Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.
TANGERANGNEWS.com—Dinas Pendidikan Kota Tangerang menggencarkan program Tangerang Cerdas Centre (TCC) untuk mengentaskan anak putus sekolah.
Sejak diluncurkan pada Juli 2019, sedikitnya sudah 2.000 lebih anak putus sekolah telah merasakan program TCC.
Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Tangerang Eni Nurhaeni mengatakan, anak-anak putus sekolah yang menerima program TCC melanjutkan pendidikan melalui kejar paket.
Ribuan anak itu berasal dari 104 kelurahan se-Kota Tangerang. Mereka mengikuti sekolah paket A (setara SD), paket B (setara SMP), dan paket C (setara SMA).
BACA JUGA:
"Itu mereka seluruh paket, ya, tergantung pada jenjang apa mereka putus sekolahnya," kata Eni di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (25/10/2019).
Eni mengatakan, masih banyak anak putus sekolah lainnya di Kota Tangerang. Paling rentan terjadi di sekolah swasta. Ia ingin, para guru bekerja ekstra agar peserta didiknya tidak putus sekolah.
"Kalau dari negeri jarang. Malah swasta yang rentan. Tapi kita siap membantu kalau ada lagi yang putus sekolah," jelasnya.
Eni berharap, program TCC dapat mengentaskan permasalahan anak putus sekolah demi masa depan bangsa Indonesia khususnya Kota Tangerang.
"Kami berharap di Kota Tangerang ini tidak ada lagi anak yang menganggur, anak yang tidak sekolah," pungkasnya.(RAZ/RGI)
Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.
TODAY TAGPersaingan menuju gelar Piala Dunia 2026 hanya menyisakan empat negara, yakni Timnas Argentina, Timnas Inggris, Timnas Prancis, dan Timnas Spanyol.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews