Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com—Dinas Pendidikan Kota Tangerang menggencarkan program Tangerang Cerdas Centre (TCC) untuk mengentaskan anak putus sekolah.
Sejak diluncurkan pada Juli 2019, sedikitnya sudah 2.000 lebih anak putus sekolah telah merasakan program TCC.
Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Tangerang Eni Nurhaeni mengatakan, anak-anak putus sekolah yang menerima program TCC melanjutkan pendidikan melalui kejar paket.
Ribuan anak itu berasal dari 104 kelurahan se-Kota Tangerang. Mereka mengikuti sekolah paket A (setara SD), paket B (setara SMP), dan paket C (setara SMA).
BACA JUGA:
"Itu mereka seluruh paket, ya, tergantung pada jenjang apa mereka putus sekolahnya," kata Eni di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (25/10/2019).
Eni mengatakan, masih banyak anak putus sekolah lainnya di Kota Tangerang. Paling rentan terjadi di sekolah swasta. Ia ingin, para guru bekerja ekstra agar peserta didiknya tidak putus sekolah.
"Kalau dari negeri jarang. Malah swasta yang rentan. Tapi kita siap membantu kalau ada lagi yang putus sekolah," jelasnya.
Eni berharap, program TCC dapat mengentaskan permasalahan anak putus sekolah demi masa depan bangsa Indonesia khususnya Kota Tangerang.
"Kami berharap di Kota Tangerang ini tidak ada lagi anak yang menganggur, anak yang tidak sekolah," pungkasnya.(RAZ/RGI)
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGPemkot Tangerang menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) gratis laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Thailand pada Senin 5 Oktober 2026 malam. Berlokasi
Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott mengaku sangat bangga setelah ikut mengantarkan skuad Garuda meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews