Hari Pertama SPMB Banten 2026 Jalur Domisili Lingkungan Terkendala Titik Koordinat
Kamis, 11 Juni 2026 | 05:17
Sejumlah kendala muncul pada hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SMA, SMK, dan SKh.
TANGERANGNEWS.com—Dinas Pendidikan Kota Tangerang menggencarkan program Tangerang Cerdas Centre (TCC) untuk mengentaskan anak putus sekolah.
Sejak diluncurkan pada Juli 2019, sedikitnya sudah 2.000 lebih anak putus sekolah telah merasakan program TCC.
Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Tangerang Eni Nurhaeni mengatakan, anak-anak putus sekolah yang menerima program TCC melanjutkan pendidikan melalui kejar paket.
Ribuan anak itu berasal dari 104 kelurahan se-Kota Tangerang. Mereka mengikuti sekolah paket A (setara SD), paket B (setara SMP), dan paket C (setara SMA).
BACA JUGA:
"Itu mereka seluruh paket, ya, tergantung pada jenjang apa mereka putus sekolahnya," kata Eni di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (25/10/2019).
Eni mengatakan, masih banyak anak putus sekolah lainnya di Kota Tangerang. Paling rentan terjadi di sekolah swasta. Ia ingin, para guru bekerja ekstra agar peserta didiknya tidak putus sekolah.
"Kalau dari negeri jarang. Malah swasta yang rentan. Tapi kita siap membantu kalau ada lagi yang putus sekolah," jelasnya.
Eni berharap, program TCC dapat mengentaskan permasalahan anak putus sekolah demi masa depan bangsa Indonesia khususnya Kota Tangerang.
"Kami berharap di Kota Tangerang ini tidak ada lagi anak yang menganggur, anak yang tidak sekolah," pungkasnya.(RAZ/RGI)
Sejumlah kendala muncul pada hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SMA, SMK, dan SKh.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews