Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang Tunai di Festival Cisadane 2026, Ini Caranya
Jumat, 24 Juli 2026 | 09:41
Selain pertunjukan hiburan dan budaya, gelaran Festival Cisadane 2026 juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan cuan.
TANGERANGNEWS.com—Dinas Pendidikan Kota Tangerang menggencarkan program Tangerang Cerdas Centre (TCC) untuk mengentaskan anak putus sekolah.
Sejak diluncurkan pada Juli 2019, sedikitnya sudah 2.000 lebih anak putus sekolah telah merasakan program TCC.
Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Tangerang Eni Nurhaeni mengatakan, anak-anak putus sekolah yang menerima program TCC melanjutkan pendidikan melalui kejar paket.
Ribuan anak itu berasal dari 104 kelurahan se-Kota Tangerang. Mereka mengikuti sekolah paket A (setara SD), paket B (setara SMP), dan paket C (setara SMA).
BACA JUGA:
"Itu mereka seluruh paket, ya, tergantung pada jenjang apa mereka putus sekolahnya," kata Eni di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (25/10/2019).
Eni mengatakan, masih banyak anak putus sekolah lainnya di Kota Tangerang. Paling rentan terjadi di sekolah swasta. Ia ingin, para guru bekerja ekstra agar peserta didiknya tidak putus sekolah.
"Kalau dari negeri jarang. Malah swasta yang rentan. Tapi kita siap membantu kalau ada lagi yang putus sekolah," jelasnya.
Eni berharap, program TCC dapat mengentaskan permasalahan anak putus sekolah demi masa depan bangsa Indonesia khususnya Kota Tangerang.
"Kami berharap di Kota Tangerang ini tidak ada lagi anak yang menganggur, anak yang tidak sekolah," pungkasnya.(RAZ/RGI)
Selain pertunjukan hiburan dan budaya, gelaran Festival Cisadane 2026 juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan cuan.
TODAY TAGProyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) semakin menarik perhatian investor dari dalam maupun luar negeri.
Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews