Connect With Us

Kota Tangsel Siap Jadi Tuan Rumah Munas Apeksi ke-VI

Advertorial | Kamis, 20 Februari 2020 | 18:20

Foto bersama Gubernur Banten Wahidin Halim, Ketua Dewan Apeksi dna Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, bersama para Wali Kota se-Indonesia pada Launching Munas ke-VI Apeski 2020, Rabu (19/2/2020) (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terpilih menjadi  tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) ke VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), pada Juni 2020 mendatang. 

Acara bergengsi yang mengusung tema "Profesionalisme Aparatur Sipil Negara" itu akan dihadiri oleh sebanyak 98 Wali Kota se-Indonesia. Kegiatan itu akan dilaksanakan mulai 30 Juni hingga 3 Juli 2020 mendatang. 

Ketua Dewan Apeksi Airin Rachmi Diany menjelaskan, penunjukkan Kota Tangerang Selatan sebagai tempat penyelenggara Musyawarah Nasional (Munas) itu berdasarkan Keputusan Rakernas Apeksi Tahun 2019 di Kota Semarang. 

Seremonial pembukaan Munas ke-VI Apeksi Tahun 2020 di Hotel Santika Premiere Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu (19/2/2020

Airin mengatakan, seperti tradisi sebelumnya, perhelatan Munas Apeksi juga akan diikuti dengan perhelatan Indonesia City Expo,  yang kini merupakan pelaksanaan ke-18.

Penyelenggaraan Indonesia City Expo ini, kata Airin, merupakan kegiatan yang sangat tepat dan strategis, karena menjadi salah satu ajang bisnis, promosi, dan informasi produk serta jasa unggulan dari kota-kota anggota APEKSI, termasuk Kota Tangsel. 

"Melalui Indonesia City Expo ini kita berharap dapat mendorong para pengusaha lokal maupun nasional untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini sekaligus untuk menampilkan atau mengenalkan berbagai tipe dan unggulan yang dimiliki. Sehingga kegiatan ini dapat dimanfaatkan dan dijadikan ajang atau peluang untuk melaksanakan kerjasama disegala bidang," jelas Airin saat Launching Munas Apeksi ke-VI, di Hotel Santika Premiere Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu (19/2/2020). 

Menurutnya, ajang Indonesia City Expo itu juga akan dapat meningkatkan transaksi jual beli. 

"Baik seketika maupun yang kemudian dilaksanakan demi menumbuhkan ekonomi daerah dan demi mengokohkan ekonomi nasional," tutur Airin. 

Sebagai tuan rumah, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie berharap, agar masyarakat dan Kota Tangerang Selatan dapat menjadi tuan rumah yang baik dalam pelaksanaan Munas ke-VI APEKSI 2020 mendatang.

Benyamin mendorong para pengrajin dan pelaku ekonomi kreatif Kota Tangerang Selatan untuk menampilkan dan memamerkan produknya kepada tamu undangan. Sebab, setidaknya akan ada sekitar 4.000-5.000 orang yang akan hadir dalam perhelatan Munas tersebut. 

"Saya berharap Munas berjalan dengan lancar dan aman. Dalam pelaksanaan Munas akan memberikan dampak positif bagi Kota Tangerang Selatan. Pertama siklus ekonomi kemudian juga kehadiran pagelaran budaya akan memperkenalkan kesenian dan kebudayaan Tangerang Selatan kepada masyarakat luas," pungkasnya (ADV).

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill